Van Cu adalah sebuah desa yang terletak di sepanjang Sungai Bo, terkenal dengan kerajinan tradisionalnya, yaitu pembuatan bihun. Kerajinan ini telah berusia ratusan tahun dan terkenal di kota Hue , serta masih dilestarikan dan dikembangkan hingga saat ini. Desa ini juga merupakan satu-satunya desa di wilayah Tengah yang mengadakan upacara penghormatan kepada pendiri kerajinan ini, Ba Bun, pada tanggal 22 Januari.
Membuat bihun Van Cu bukan hanya cara untuk mencari nafkah, tetapi juga merupakan ciri khas budaya masyarakat setempat. Setiap helai bihun bukan hanya kristalisasi beras, air, dan tangan terampil pengrajin, tetapi juga kebanggaan dan penghormatan generasi demi generasi terhadap profesi tradisional leluhur mereka.
Bagi masyarakat Van Cu, bihun adalah bagian dari jiwa desa, kenangan, dan identitas budaya mereka. Berkat pelestarian dan kontribusinya yang penting bagi pengembangan kerajinan dan desa tradisional, pada tahun 2014, Desa Bihun Van Cu diakui sebagai "Desa Kerajinan Tradisional" Provinsi Thua Thien Hue (sekarang Kota Hue).
Bihun Van Cu yang sudah jadi dikirim oleh penduduk desa dan agen pembelian ke pasar, rumah makan, dan restoran di kota Hue, yang berkontribusi dalam menciptakan merek untuk hidangan "bihun sapi Hue" yang terkenal.
Yang menjadikan bihun menjadi kebanggaan sebuah desa, dan kemudian menjadi desa kerajinan tradisional seperti Van Cu saat ini, adalah kualitas bihun Van Cu yang erat kaitannya dengan makanan khas Hue; ketekunan dan kerja keras banyak generasi penduduk desa Van Cu, yang berkontribusi menjadi bahan utama khazanah kuliner Hue yang unik.
Dr. Phan Thanh Hai - Direktur Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kota Hue mengatakan bahwa kerajinan pembuatan bihun Van Cu merupakan cerminan jati diri daerah, merupakan saripati yang diwariskan turun temurun, hasil kerajinan tradisional bihun bukan hanya sekedar barang ekonomis semata namun juga bersifat kreatif dan artistik, yang mencerminkan adat istiadat, kebiasaan dan kepercayaan masyarakat masyarakat Van Cu.
“Selain nilai ekonomisnya, bihun Van Cu juga mengandung nilai-nilai spiritual dari profesi pembuat bihun yang berkaitan dengan kehidupan penduduk, lanskap desa, lingkungan tempat tinggal, serta sistem dan norma nilai, gaya hidup, adat istiadat, perayaan, upacara Ba Bun, dan sebagainya, sehingga menciptakan “museum hidup” tradisi budaya,” ujar Bapak Hai.
Bapak Do Ngoc An, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Huong Tra, mengatakan bahwa profesi pembuat bihun Van Cu diakui sebagai warisan budaya takbenda nasional, tidak hanya menghormati profesi tradisional, tetapi juga mengakui nilai-nilai budaya negeri ini. Hal ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi profesi pembuat bihun untuk berkembang, beradaptasi dengan kehidupan modern, namun tetap melestarikan nilai-nilai tradisional.
Pada waktu mendatang, pemerintah daerah dan masyarakat Desa Van Cu akan terus bergandengan tangan untuk melestarikan dan memadukan tradisi dan kreativitas, antara lain melestarikan jati diri budaya dan mengembangkan pariwisata masyarakat; berkoordinasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan wisatawan, yang mana masyarakat merupakan pelaku utama dalam mengembangkan pariwisata masyarakat.
“Melestarikan dan mengembangkan warisan budaya desa kerajinan tradisional bukan hanya tugas para perajin, tetapi juga membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat. Ketika setiap produk desa kerajinan diapresiasi dan setiap wisata desa kerajinan diselenggarakan, begitulah cara kita berkontribusi dalam melestarikan dan menyebarkan nilai-nilai budaya bangsa yang luhur,” tegas Bapak An.
Menurut Komite Rakyat Komune Huong Toan, Desa Van Cu saat ini memiliki sekitar 100 rumah tangga yang memproduksi bihun dengan lebih dari 300 pekerja tetap dan sejumlah besar terlibat dalam penyediaan bahan baku dan konsumsi produk. Saat ini, Desa Van Cu memproduksi 25-28 ton bihun setiap hari. Selama liburan, hasil produksinya bisa berlipat ganda, bahkan tiga kali lipat, atau bahkan empat kali lipat.
Pada tanggal 19 Februari, di Desa Van Cu - Nam Thanh (Kelurahan Huong Toan, Kecamatan Huong Tra, Kota Hue), Upacara Penganugerahan Gelar Warisan Budaya Takbenda Nasional untuk Pembuatan Bihun Van Cu berlangsung. Sebelumnya, pada tanggal 10 Desember 2024, Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengeluarkan Keputusan untuk memasukkan kerajinan tradisional "Pembuatan Bihun Van Cu" ke dalam Daftar Nasional Warisan Budaya Takbenda.
[iklan_2]
Sumber: https://daidoanket.vn/tinh-hoa-cua-lang-van-cu-10300305.html
Komentar (0)