![]() |
Untuk meyakinkan Villa agar menandatangani kontrak jangka panjang, Sancho perlu membuktikan dirinya lebih lagi. |
Sancho bergabung dengan Villa Park dengan status pinjaman satu musim, karena kontraknya dengan Manchester United akan berakhir pada musim panas 2026. Klub asal Midlands ini akan membayar sekitar 80% dari gaji pemain Inggris tersebut dan tidak akan ada biaya pinjaman. Sebelumnya, ia pernah bermain dengan status pinjaman serupa di Chelsea, tetapi transfer permanen gagal karena perselisihan gaji.
Awal yang lambat Sancho di Birmingham membuat banyak orang percaya Villa tidak akan mempertahankannya. Namun, performa pemain berusia 25 tahun itu belakangan ini menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Ia telah menjadi starter dalam enam pertandingan berturut-turut di semua kompetisi dan memberikan assist dalam hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth pada 7 Februari.
Namun, manajer Emery mengakui bahwa kemungkinan untuk merekrut Sancho secara permanen masih terbuka. "Dia adalah pemain berkualitas. Jika Sancho menunjukkan performa terbaiknya dan cocok dengan sistem kami, Villa akan ingin mempertahankannya. Tetapi itu tergantung pada performanya dan banyak faktor lainnya," tegas ahli strategi asal Spanyol itu.
Pelatih Emery juga secara jujur menilai awal musim Sancho sebagai "tidak sesuai harapan," tetapi mengakui kemajuannya baru-baru ini. Untuk meyakinkan Villa agar menandatangani kontrak jangka panjang, Sancho perlu membuktikan dirinya lebih banyak lagi.
Masalah Sancho juga terletak pada keuangannya. Sancho mendapatkan sekitar £300.000 per minggu di Old Trafford, angka yang di luar kemampuan Villa. Jika ia meninggalkan MU dengan status bebas transfer, ia bisa menuntut bonus penandatanganan yang signifikan. Oleh karena itu, masa depan Sancho tetap sangat tidak pasti.
Sumber: https://znews.vn/toi-hau-thu-cho-sancho-post1627228.html








Komentar (0)