Mengapa udang dan daging babi tidak boleh dimarinasi terlebih dahulu sebelum membuat tumis udang dengan daging?
Saat membuat udang tumis dengan daging, apakah dagingnya harus ditumis terlebih dahulu atau udangnya? Itu pertanyaan yang sering diajukan orang ketika mencoba membuat hidangan ini.
Menurut pengalaman banyak koki berpengalaman: Daging sebaiknya dipanggang sebentar terlebih dahulu untuk menciptakan pinggiran yang renyah, mengeluarkan lemaknya, dan memunculkan aroma asap khasnya.
Selain itu, menggoreng perut babi terlebih dahulu membantu mengembangkan lapisan luar yang renyah dan harum secara alami (Anda dapat meniriskan lemak berlebih, menyisakan sebagian untuk menggoreng udang. Dengan cara ini, udang tidak akan kering, dan Anda tidak perlu menambahkan minyak tambahan. Ini juga memastikan hidangan memiliki kekayaan rasa yang pas, mencegahnya menjadi berminyak dan menambah cita rasa yang lezat). Setelah babi digoreng, angkat dan sisihkan.
Lemak dalam wajan langsung digunakan untuk menggoreng udang tanpa minyak sebelum dibumbui.
Banyak orang memiliki kebiasaan merendam udang dan daging dengan saus ikan, garam, atau gula sebelum ditumis. Namun, menurut prinsip kuliner modern, metode ini dapat membuat hidangan tersebut:
• Adonan ini mengeluarkan banyak air, sehingga sulit untuk membuat lapisan luar yang renyah dan berwarna cokelat keemasan.
• Hilangnya rasa manis alami pada udang dan daging.
• Bagian tepinya rentan terbakar jika sudah ada garis dari awal.
Para ahli menyebut ini sebagai "Garam memisahkan – Gula menahan." Garam menyebabkan protein berkontraksi dan melepaskan air, sementara gula menahan kelembapan, memfasilitasi reaksi Maillard – proses yang menyebabkan permukaan makanan menjadi gosong, meningkatkan aroma dan warnanya.
Bahan :
Udang (baik udang putih maupun udang air tawar): 300g
Daging perut babi: 150–200g
• Bawang bombai kering: 2–3 siung
• Bumbu: saus ikan, gula, garam, merica
• Daun bawang atau daun jeruk nipis yang dicincang halus
• Sedikit air lemon (jika Anda ingin udang lebih renyah)
Membuat:
- Cuci daging perut babi hingga bersih dan iris tipis atau potong memanjang sesuai keinginan. Potong antena udang, buang urat hitamnya, dan tiriskan airnya.
- Letakkan daging di wajan panas dan goreng dengan api sedang. Jangan tambahkan minyak. Setelah daging berwarna kecoklatan dan lemaknya keluar, angkat daging dan sisihkan.
- Dengan menggunakan sisa minyak di wajan, masukkan udang dan tumis dengan api besar. Jangan beri bumbu pada tahap ini. Tumis hingga udang kering, cangkangnya berubah menjadi merah cerah, dan sedikit renyah. (Anda dapat menambahkan beberapa tetes jus lemon atau cuka di akhir langkah ini jika ingin meningkatkan kerenyahan).
- Kembalikan daging panggang ke dalam wajan bersama udang. Tambahkan bawang merah goreng dan aduk rata.
Sekarang, tambahkan bumbu: 1 sendok makan kecap ikan berkualitas baik, 1 sendok makan gula, sedikit garam (sangat sedikit), kecilkan api menjadi sedang dan aduk rata agar bumbu meresap dan melapisi udang dan daging secara merata. Lanjutkan menumis hingga udang dan daging berubah warna menjadi cokelat keemasan dan mengeluarkan aroma yang menggugah selera.
Saat Anda mengangkat wajan berisi tumisan udang dan daging babi dari api, taburi dengan daun bawang cincang atau daun jeruk nipis cincang halus, dan sedikit lada bubuk – dan Anda akan mendapatkan hidangan tumisan udang dan daging babi yang beraroma sempurna.
Tumis udang dan babi – hidangan yang menyentuh hati dan jiwa, dianggap sebagai "masakan nasional." Hidangan sederhana namun lezat ini kaya rasa dan membangkitkan emosi yang kuat. Saat ini, banyak keluarga muda sibuk dengan pekerjaan, tetapi setelah seharian yang melelahkan, sepiring tumis udang dan babi yang harum dan lezat merupakan suguhan yang menyenangkan bagi semua orang.
Menurut giadinh.suckhoedoisong.vn
Sumber: https://baokhanhhoa.vn/doi-song/am-thuc/202507/tom-rang-thit-f582004/








Komentar (0)