Sejak debut publik pertamanya pada tahun 2009, program konser "Apa yang tersisa selamanya" yang didirikan oleh surat kabar VietNamNet di bawah arahan Kementerian Informasi dan Komunikasi telah diselenggarakan setiap tahun pukul 14.00 pada tanggal 2 September di Gedung Opera Hanoi . Penyelenggara menjelaskan bahwa pukul 14.00 dipilih karena pada saat itulah Paman Ho membacakan Deklarasi Kemerdekaan, yang menandai lahirnya Republik Demokratik Vietnam. Tahun ini, program ini terus diselenggarakan dengan koordinasi bersama IB Group.
Bapak Nguyen Van Ba - Pemimpin Redaksi VietNamNet, ketua panitia penyelenggara program "Apa yang tersisa selamanya 2023". Foto: Anh Dung
Menurut jurnalis Nguyen Van Ba - Pemimpin Redaksi surat kabar Vietnamnet sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, program ini bertujuan untuk menghormati keberagaman dalam dunia musik Vietnam, yang merupakan misi paling mulia Dieu Con Mai selama 13 tahun penyelenggaraannya. Di sana, karya-karya musik yang ditulis untuk orkestra, satu/beberapa alat musik, atau karya vokal yang menekankan kualitas akademis diperkenalkan. Lebih khusus lagi, terkadang lagu-lagu terkenal dari genre lagu revolusioner dan lirik "diakademiskan" dalam bentuk pertunjukan musik kamar yang mewah dan bernilai seni tinggi.
Sejak awal, Konser Nasional "Yang Tersisa Selamanya" selalu memenuhi misinya sendiri, sekaligus menjadi jembatan untuk memperkenalkan musik kamar simfoni Vietnam kepada penonton, membantu mendekatkan musik akademis dengan publik domestik. Melalui musik, program ini juga membangkitkan patriotisme dan kebanggaan nasional di lubuk hati setiap orang Vietnam," tegas Bapak Nguyen Van Ba.
Salah satu inovasi penting Dieu Con Mai 2023 adalah panitia mengundang musisi Tran Manh Hung sebagai Direktur Musik. Dalam Dieu Con Mai 2023, musisi Tran Manh Hung tidak hanya menyunting, tetapi juga mengaransemen, menyelaraskan, dan mengaransemen semua karya yang diputar dalam program. Hal ini menciptakan naskah musik yang terpadu untuk konser tahun ini.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)