Putin mengenal Prigozhin sebelum ia menjadi Presiden Rusia.
Dalam sebuah pertemuan Kremlin yang disiarkan di televisi Rusia pada tanggal 24 Agustus, Presiden Putin untuk pertama kalinya menyebutkan kecelakaan pesawat pribadi Prigozhin dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dari 10 korban.
Presiden Rusia mengatakan Prigozhin kembali ke Rusia pada 23 Agustus dan bertemu dengan beberapa pejabat, tetapi tidak menyebutkan siapa saja mereka, menurut TASS.
Putin menceritakan bahwa ia telah mengenal Prigozhin sejak awal tahun 1990-an.
"Dia adalah seorang pria dengan kehidupan yang sulit dan penuh gejolak; dia membuat beberapa kesalahan serius dalam hidupnya," kata Putin, menambahkan bahwa Wagner mencapai kesuksesan pribadi dan kesuksesan untuk tujuan bersama yang dipercayakan kepadanya oleh presiden Rusia di bulan-bulan terakhirnya.
"Dia adalah seorang pengusaha berbakat," ujar presiden Rusia, seraya menegaskan bahwa Rusia akan melakukan penyelidikan menyeluruh atas kecelakaan pesawat tersebut.
Pada hari yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah keterlibatannya dalam penembakan jatuh pesawat Grup Wagner.
Ringkasan singkat: Operasi 546, pesawat Grup Wagner jatuh; korban jiwa yang besar terungkap dalam serangan balasan.
Pesawat pribadi Prigozhi sedang dalam perjalanan dari Moskow ke St. Petersburg sebelum jatuh di provinsi Tver, sekitar 300 km sebelah utara Moskow, pada larut malam tanggal 23 Agustus.
Kesepuluh orang di dalamnya tewas, termasuk 7 penumpang Wagner dan 3 awak kabin.
Bapak Prigozhin meninggal dunia pada usia 62 tahun.
Tautan sumber










