![]() |
Tottenham masih berada di zona degradasi. |
Tottenham Hotspur kembali mengalami malam yang buruk, kehilangan poin melawan Brighton & Hove Albion di kandang sendiri pada putaran ke-33 Liga Premier pada 18 April, sehingga tetap terperosok di tiga posisi terbawah.
Spurs memasuki pertandingan di bawah tekanan yang sangat besar setelah rentetan 15 pertandingan Liga Premier berturut-turut tanpa kemenangan. Namun, tim dari Stadion Tottenham Hotspur memulai pertandingan dengan sikap positif dan menampilkan permainan yang cukup proaktif.
Setelah beberapa kali percobaan, tim tuan rumah membuka skor pada menit ke-39. Xavi Simons mengirimkan umpan silang yang tepat untuk Pedro Porro yang kemudian menyundul bola ke gawang Brighton.
Tottenham hampir menggandakan keunggulan mereka beberapa menit kemudian. Xavi memiliki peluang emas di kotak penalti, tetapi tendangan melengkungnya membentur tiang gawang. Upaya susulan Porro juga digagalkan oleh kiper Bart Verbruggen.
Penyelesaian akhir yang boros itu dengan cepat merugikan Spurs. Di waktu tambahan babak pertama, Kaoru Mitoma melepaskan tendangan voli spektakuler dari umpan Pascal Gross, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 untuk Brighton.
![]() |
Peluang terdegradasi semakin nyata bagi Spurs. |
Setelah jeda, tim tamu bermain lebih dominan dan terus menerus menekan Tottenham. Namun, Tottenham tetap berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-77 berkat momen brilian dari Xavi Simons.
Menerima bola dari Lucas Bergvall, bintang Belanda itu dengan terampil berputar dan melepaskan tembakan berbahaya dari luar kotak penalti, membawa Tottenham unggul 2-1 diiringi sorak sorai meriah.
Tepat ketika kemenangan pertama mereka dalam beberapa bulan tampaknya sudah di depan mata, Spurs menyia-nyiakannya di menit kelima waktu tambahan. Kesalahan Kevin Danso dalam mengontrol bola di dalam kotak penalti memungkinkan Jan Paul van Hecke untuk merebut bola sebelum memberikan umpan kepada Georginio Rutter, yang melengkungkan bola ke gawang untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Tribun Tottenham terdiam setelah kesalahan fatal dari lini pertahanan tim tuan rumah. Hasil imbang ini berarti Tottenham akan tetap berada di zona degradasi setidaknya selama seminggu lagi. Dengan hanya lima pertandingan tersisa, risiko degradasi untuk pertama kalinya sejak 1977 semakin besar bagi klub London Utara tersebut.
Sumber: https://znews.vn/tottenham-lun-sau-khung-hoang-post1644648.html








Komentar (0)