Pada Pameran Otomotif Beijing 2026, Nissan secara bersamaan memperkenalkan dua model konsep SUV serba baru. Perusahaan tersebut mengkonfirmasi bahwa keduanya akan dikembangkan menjadi versi produksi dan diharapkan diluncurkan tahun depan.
Yang lebih penting lagi, perusahaan menyatakan bahwa setidaknya salah satu dari kedua model ini tidak hanya akan dijual di Tiongkok tetapi juga didistribusikan di beberapa pasar global. Di antara mereka, konsep Terrano PHEV adalah yang paling menarik perhatian.
Nama Terrano bukanlah hal yang asing bagi para penggemar mobil. Nissan sebelumnya menggunakan nama ini untuk model SUV kecil yang dijual dari pertengahan tahun 1990-an hingga awal tahun 2000-an. Namun, Terrano PHEV generasi baru ini akan didesain ulang hampir sepenuhnya.
Dari segi positioning produk, SUV baru ini akan diposisikan di antara Nissan Patrol dan Nissan X-Trail (juga dikenal sebagai Nissan Rogue di pasar AS), menargetkan pelanggan yang menginginkan SUV yang bertenaga, serbaguna, dan tidak terlalu besar.
Meskipun spesifikasi lengkap belum dirilis, Nissan telah mengkonfirmasi bahwa Terrano PHEV menggunakan sasis body-on-frame yang dirancang untuk penggunaan off-road sejati. Sangat mungkin model ini akan berbagi platform sasis dengan truk pikap Nissan Frontier Pro PHEV, yang hanya dijual di Tiongkok dan dikembangkan serta diproduksi dalam kemitraan dengan Dongfeng.
Jika ini benar, Nissan Terrano PHEV akan menggunakan sistem penggerak yang serupa, terdiri dari mesin bensin empat silinder 1,5L yang dikombinasikan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan sebesar 429 tenaga kuda dan torsi 800 Nm.
Dari segi desain, konsep Terrano PHEV telah menerima banyak ulasan positif, berbeda dengan kontroversi yang mengelilingi beberapa model Nissan baru-baru ini. Mobil ini memiliki bentuk kotak yang gagah, dengan bagian depan yang mencolok menampilkan lampu depan LED modern dan logo Nissan yang menyala. Detail-detail ini berfungsi sebagai pengenalan merek dan menciptakan kesan berteknologi tinggi.
Kemampuan off-road juga ditekankan dengan jelas. Terrano PHEV dilengkapi dengan pelat pelindung bawah bodi yang besar, pengait derek, lampu off-road khusus, dan berbagai aksesori seperti palang pelindung bawah bodi, rel atap, dan lengkungan roda persegi yang dicat hitam. Di bagian belakang, roda cadangan besar yang dipasang di luar bertumpu pada penyangga besar, fitur yang biasanya hanya terlihat pada SUV off-road murni.

Bersamaan dengan Terrano PHEV, Nissan juga memperkenalkan konsep lain, yaitu Urban SUV PHEV, yang terinspirasi oleh NX8, dan menargetkan pelanggan yang lebih muda di Tiongkok. Model ini menawarkan desain modern dengan kaca spion digital, gagang pintu tersembunyi, dan lampu depan LED. Namun, Nissan belum mengumumkan rencana distribusi jangka panjang untuk Urban SUV PHEV.
Sebaliknya, perusahaan telah mengkonfirmasi bahwa versi komersial Terrano PHEV akan dijual di banyak pasar di luar China. Jika semangat ini dipertahankan saat memasuki tahap produksi, Terrano PHEV dapat sepenuhnya menjadi senjata strategis baru Nissan untuk bersaing dengan rivalnya, Toyota Land Cruiser, di segmen SUV off-road yang menarik banyak perhatian pelanggan.
Menurut Carscoops
Silakan tinggalkan komentar di bawah atau bagikan artikel ini dengan VietNamNet melalui email: otoxemay@vietnamnet.vn. Konten yang sesuai akan dipublikasikan. Terima kasih!
Sumber: https://vietnamnet.vn/toyota-land-cruiser-sap-co-them-doi-thu-canh-tranh-2510096.html















Komentar (0)