![]() |
Finalissima kemungkinan besar tidak akan diadakan di Qatar. |
Ketegangan di Timur Tengah belum mereda, dan para analis meyakini konflik tersebut dapat berkepanjangan. Perkembangan ini menimbulkan kekhawatiran khusus di komunitas sepak bola internasional, terutama dengan pertandingan Finalissima yang dijadwalkan akan diadakan di sana.
CONMEBOL dan UEFA tetap berkomitmen untuk menjadi tuan rumah pertandingan tersebut dengan segala cara. Jika Qatar tidak dapat melanjutkan sebagai tuan rumah, London dan Miami adalah dua kandidat kuat.
London dianggap sebagai pilihan yang aman dan secara geografis cocok. Inggris dianggap stabil dalam iklim saat ini. Mayoritas pemain Argentina dan Spanyol bermain di Eropa, sehingga perjalanan menjadi mudah.
London juga memiliki arti khusus bagi Argentina, karena mereka mengalahkan Italia 3-0 di Wembley pada tahun 2022 untuk memenangkan Finalissima. Selain itu, banyak penggemar yang sebelumnya membeli tiket di Lusail tinggal di Eropa, sehingga mengadakan acara tersebut di London akan sangat tepat.
Miami adalah pilihan yang sama sekali berbeda. Jarak geografisnya akan mengharuskan kedua tim untuk melakukan penerbangan yang panjang. Fakta bahwa turnamen tersebut diadakan di Amerika Serikat, sebuah negara yang terlibat dalam konflik, juga menimbulkan kekhawatiran tertentu.
Qatar belum secara resmi dicabut perannya sebagai tuan rumah. Namun, opsi alternatif sedang dipertimbangkan secara serius di tengah ketidakpastian keamanan regional yang sedang berlangsung.
Sumber: https://znews.vn/tran-messi-gap-yamal-doi-dia-diem-post1631899.html








Komentar (0)