
INFORMASI TENTANG LUKISAN
TIKUS SELAMAT DATANG NAGA Bahan: Ukiran lak - Ukuran: 50 x 60 cm Diadaptasi dari lukisan rakyat Dong Ho. Lukisan ini disebut "tikus membawa lentera", beberapa tempat menyebutnya "tikus membawa naga", tetapi bukan untuk menghormati naga dan burung phoenix, melainkan seperti festival yang membahagiakan, hari untuk menunjukkan kekuatan tikus yang statusnya lebih rendah dari naga. Tikus takut cahaya, tetapi tetap membawa lentera, seolah-olah secara implisit menyampaikan pesan tentang tikus yang makmur dan percaya diri dalam merayakan datangnya Tet dan kembalinya musim semi. Citra tikus dalam lukisan rakyat Dong Ho juga ditampilkan dalam lukisan "Tikus menari dengan naga". Lukisan ini menampilkan humor rakyat, menggambarkan sekelompok tikus Tiongkok yang membawa naga dalam sebuah festival. Dahulu, orang-orang Tionghoa di
Hanoi sering mengadakan permainan yang menyenangkan seperti tarian naga dan barongsai pada festival-festival seperti Festival Pertengahan Musim Gugur. Tarian naga diarak di jalanan. Naga terbuat dari kertas atau kain yang diikatkan pada tiang. Tikus dipersonifikasikan sedang memegang tiang, menari, dan menggeliat. Prosesi ini meliputi tikus-tikus yang memegang lentera berbentuk ikan dan buah-buahan, beberapa kelompok yang memegang bendera atau lencana, beberapa kelompok yang memainkan terompet, drum di atas gerobak, memainkan gong, dan menyalakan petasan. Total ada 11 ekor tikus. Khususnya, tikus-tikus dalam lukisan ini memiliki ekor yang sangat panjang. Hal ini mungkin karena sang seniman ingin menggambarkan karakteristik orang-orang Tiongkok pada masa Dinasti Qing yang memiliki cara khusus untuk mengepang rambut mereka menjadi kuncir panjang. Seniman Dong Ho menggunakan gambar tikus untuk berbicara tentang kelincahan, kecintaan belajar, dan kecerdasan. Tikus adalah hewan pertama dalam 12 hewan zodiak, sehingga tikus merupakan simbol kelimpahan, kemakmuran, kesuburan dan pertumbuhan abadi, kemakmuran, dan kekayaan yang melimpah. Oleh karena itu, banyak keluarga sering memajang patung atau lukisan tikus di rumah mereka untuk berdoa memohon keberuntungan, rezeki, dan kemakmuran bagi keluarga mereka.
Komentar (0)