Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Anak-anak membutuhkan perlindungan.

Seorang bayi laki-laki berusia 14 bulan yang mengalami pelecehan di sebuah pusat penitipan anak swasta di Quang Ngai meninggal dunia akibat cedera kepala yang parah. Seperti biasa, opini publik pun geram, dengan orang-orang membagikan foto-foto yang memilukan dari anak tersebut dan mengkritik wanita yang mengaku sebagai "pengasuhnya." Tetapi setelah gelombang emosi ini, akankah ada perubahan yang nyata?

Báo Thái NguyênBáo Thái Nguyên07/08/2025

Obyek
Petugas polisi mengambil keterangan dari tersangka Nguyen Thi Quyen. Foto: Kepolisian Quang Ngai.

Menurut penyelidikan awal polisi, Nguyen Thi Quyen, pemilik pusat penitipan anak Nhu Y, mengaku dua kali melempar seorang anak laki-laki berusia 14 bulan ke lantai karena marah lantaran anak itu menangis. Tindakan ini menyebabkan anak tersebut menderita cedera kepala serius. Saat dibawa ke rumah sakit, tubuh anak itu membiru, ia kejang-kejang, dan otaknya mengalami kerusakan sebesar 47%.

Yang perlu diperhatikan, setelah kejadian itu, Quyen sengaja mengarang cerita, mengklaim anak itu jatuh dari kursi tinggi. Ketika keluarga meminta untuk meninjau rekaman kamera keamanan, dia menolak. Tanpa desakan keluarga, kebenaran mungkin akan tetap tersembunyi.

Insiden di Quang Ngai bukanlah kasus terisolasi. Selama bertahun-tahun, insiden penganiayaan anak di pusat penitipan anak swasta terus-menerus muncul di berita: menampar, menutup mulut, ancaman, bahkan mengunci anak-anak di toilet...

Mengasuh bayi bukanlah sekadar pekerjaan sampingan, dan bukan pula hanya "merawat anak-anak." Pekerjaan ini membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan yang terpenting, kasih sayang terhadap anak-anak kecil. Seseorang yang mudah marah saat anak menangis seharusnya tidak, tidak bisa, dan tidak mungkin menjadi pengasuh anak.

Pada kenyataannya, di banyak daerah perkotaan dan zona industri, fasilitas penitipan anak tanpa izin semakin banyak bermunculan, merambah ke daerah pemukiman. Ini adalah pilihan populer bagi banyak pekerja miskin yang tidak mampu menyekolahkan anak-anak mereka di taman kanak-kanak negeri biasa. Tanpa kualifikasi pendidikan anak usia dini atau sertifikat pengasuhan anak, fasilitas-fasilitas ini terus beroperasi secara diam-diam, dan hanya ketika terjadi sesuatu, biasanya setelah tragedi, barulah pihak berwenang turun tangan.

Meskipun pelaku pelecehan anak akan menghadapi hukuman hukum yang berat setelah setiap kejadian, sangat penting untuk secara proaktif mencegahnya, agar tidak ada anak yang menjadi korban di tempat yang seharusnya menjadi tempat teraman.

Sudah saatnya seluruh masyarakat mengambil tindakan yang lebih konkret. Pemerintah daerah dan lembaga terkait harus memperketat persyaratan untuk membuka dan mengelola fasilitas penitipan anak swasta; memperkuat inspeksi rutin dan mendadak. Pada saat yang sama, mereka harus memberikan sanksi tegas kepada fasilitas yang melanggar dan mempublikasikan daftar tersebut agar orang tua mengetahuinya. Yang terpenting, perlu memperkuat komunikasi dan pendidikan masyarakat agar setiap orang dewasa memahami bahwa melindungi anak bukan hanya tanggung jawab sektor pendidikan, tetapi juga kewajiban seluruh masyarakat.

Kementerian, departemen, dan pemerintah daerah terkait perlu mengambil tindakan yang lebih terkoordinasi dan tegas dalam mengelola, memeriksa, dan menangani fasilitas penitipan anak. Hanya ketika seluruh sistem politik dan masyarakat secara keseluruhan bekerja sama, anak-anak dapat benar-benar hidup dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

Sumber: https://baothainguyen.vn/xa-hoi/202508/tre-em-can-duoc-cho-che-2172070/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Musim Awan Kebijaksanaan Agung

Musim Awan Kebijaksanaan Agung

Festival Kuil dan Pagoda Gam

Festival Kuil dan Pagoda Gam

Suatu sore di kota kelahiranku

Suatu sore di kota kelahiranku