![]() |
Van Dijk dan rekan-rekan setimnya diperkirakan akan menghadapi kesulitan. |
Statistik menunjukkan bahwa Galatasaray hanya kalah dua kali dari 46 pertandingan kandang terakhir mereka di semua kompetisi, dengan 33 kemenangan dan 11 hasil imbang. Di kompetisi Eropa saja, mereka juga tak terkalahkan dalam 10 pertandingan babak gugur terakhir mereka di Rams Park (6 kemenangan, 4 hasil imbang).
Performa tim asuhan pelatih Okan Buruk saat ini telah memberikan optimisme lebih kepada para penggemar, terutama setelah kemenangan 1-0 mereka melawan rival sekota Beşiktaş dalam derbi Istanbul yang menegangkan akhir pekan lalu.
Namun, tantangan yang diberikan oleh Liverpool tentu tidak akan mudah. Klub Inggris yang kaya akan sejarah ini baru saja mengamankan kemenangan 3-1 melawan Wolves di Piala FA, sekaligus membalas kekalahan mereka di Liga Premier beberapa hari sebelumnya. Ini juga merupakan kemenangan kelima "The Reds" dalam enam pertandingan terakhir mereka, menunjukkan bahwa tim asuhan Arne Slot terus mempertahankan performa yang konsisten di berbagai kompetisi.
Di Liga Champions, Liverpool juga menyelesaikan babak penyisihan grup dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan satu gol pun, sebuah performa yang memberi mereka kepercayaan diri tinggi menjelang babak gugur.
Namun, Galatasaray bukanlah tim yang asing bagi tim-tim Inggris. Mereka hanya kalah satu kali dari sembilan pertandingan kandang terakhir mereka di Eropa melawan klub-klub Premier League dan bahkan mengalahkan Liverpool 1-0 di babak peny груп musim ini.
Victor Osimhen, yang baru saja mencetak gol kemenangan dalam derbi Istanbul, adalah harapan besar dengan 7 gol di Liga Champions musim ini. Di sisi lain, Mohamed Salah memiliki kesempatan untuk membuat sejarah jika ia mencapai 50 gol di kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Sumber: https://znews.vn/truc-iep-galatasaray-vs-liverpool-post1633883.html







Komentar (0)