Balut (telur bebek yang dibuahi) direbus dalam labu

Balut (telur bebek yang telah dibuahi) yang direbus dengan labu mungkin terlihat rumit, tetapi persiapannya cukup sederhana. Bahan utamanya, tentu saja, adalah balut dan labu. Cuci balut dan rebus dalam panci berisi air mendidih. Potong labu menjadi potongan segitiga seukuran sekali gigit. Kupas balut dan tumis bersama labu, tambahkan air dan bumbu seperti bawang bombai, cabai, kecap ikan, dan merica, sesuaikan jumlahnya dengan selera Anda. Setelah matang, pindahkan ke mangkuk dan hiasi dengan cabai segar, daun bawang, dan ketumbar. Ini menjaga hidangan tetap hangat sekaligus menciptakan tampilan yang nostalgia, elegan, dan menarik secara visual.

Saat masih kecil, saya hanya bisa makan kuning telur bebek yang sudah dibuahi, tetapi seiring bertambahnya usia, saya menjadi terpesona oleh aroma yang sedikit amis dan rasa yang kaya, manis, dan sedikit berlemak dari bagian "bayi" telur. Telur yang sudah dibuahi adalah hidangan berprotein tinggi yang bisa cukup berat di perut, tetapi ketika dikombinasikan dengan labu yang "lembut", menjadi mudah dimakan dan dicerna. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, labu adalah buah dengan rasa yang lembut dan sifat pendingin, mampu meredakan panas, mendetoksifikasi, dan mengurangi kembung... sehingga menetralkan "kesulitan" telur. Memang, biasanya, makan telur yang sudah dibuahi yang dikukus atau mentah akan membuat saya merasa agak kenyang, tetapi telur yang sudah dibuahi yang direbus dengan labu berbeda; saya merasa ringan dan sehat, seolah-olah saya baru saja menikmati semangkuk sup ginseng.

Meskipun dianggap sebagai hidangan bergizi, yang sering dianggap hanya untuk orang tua dan paruh baya, balut rebus dengan labu sangat populer di kalangan anak muda di Hue. Restoran yang menjual hidangan ini sering buka hingga larut malam, sampai pukul satu atau dua pagi. Anak muda di ibu kota kuno ini, setelah lelah beraktivitas di luar atau ingin menjelajahi kota di malam hari, akan mampir, memesan semangkuk balut rebus dengan labu, dan menikmatinya sambil mengobrol riang. Rasa kaldu yang menyegarkan, rasa pedas cabai, rasa sedikit pahit bayam, kekayaan rasa balut… hidangan yang lezat, bergizi, dan ringan, membuat Anda merasa kenyang dan segar.

Balut (telur bebek yang dibuahi) yang direbus dalam labu adalah hidangan yang cukup istimewa, cocok untuk musim panas maupun dingin. Memakannya di musim dingin memberikan kehangatan berkat panasnya kaldu dan kemampuan panci untuk menahan panas, sementara memakannya di musim panas memberikan efek pendinginan karena sifat pendinginan dari labu dan balut. Sepanjang tahun, setiap kali saya melewati warung labu rebus balut, saya selalu melihat deretan gerobak dan orang-orang yang sibuk, para pemiliknya tidak pernah beristirahat.

Menariknya, banyak turis asing yang mengunjungi Vietnam masih agak ragu-ragu terhadap hidangan yang terbuat dari balut (telur bebek yang telah dibuahi). Makanan khas lokal ini menjadi sumber rasa ingin tahu, bahkan ketakutan, bagi mereka yang datang dari jauh – sebuah perbedaan budaya yang jelas. Namun, tidak dapat disangkal bahwa balut adalah aspek unik dari masakan Vietnam, bersama dengan hidangan unik lainnya seperti puding darah, bihun dengan tahu dan pasta udang, larva kumbang kelapa, cha ruoi (sejenis cacing goreng), dan durian. Jika Anda tidak bisa memakannya, Anda tidak akan pernah menyentuhnya lagi, tetapi jika sesuai dengan selera Anda, Anda akan ketagihan seumur hidup!

Teks dan foto: Thuc Dan