Dalam pertandingan antara NAC Breda dan Fortuna Sittard pada putaran ke-30 kejuaraan nasional Belanda (Eredivisie) pada tanggal 12 April, Hubner melakukan tekel terhadap Holtby tepat di luar kotak penalti, yang mengakibatkan cedera betis serius bagi pemain Jerman tersebut.
Holtby terjatuh ke tanah kesakitan. Ketika kamera memperbesar gambar, luka robek yang besar di kaki kirinya terlihat jelas. Staf medis segera bergegas ke lapangan untuk merawatnya, sebelum gelandang berusia 35 tahun itu terpaksa meninggalkan lapangan.
Yang mengejutkan, Hubner tidak menerima kartu kuning atau merah, yang memicu kemarahan di media sosial. Seorang pengguna menulis: "Dia seharusnya dikeluarkan dari lapangan." Pengguna lain berkomentar: "Ada apa dengan wasitnya? Itu jelas pelanggaran yang mengerikan." Pengguna lain lagi berkomentar: "Jika ini Liga Primer atau Liga Champions, Hubner pasti sudah dihukum."
![]() |
Tackle kontroversial Hubner tersebut memicu kemarahan. |
Setelah pertarungan, Hubner secara proaktif meminta maaf dan menyatakan keprihatinannya terhadap Holtby, menegaskan bahwa ia tidak berniat melukai lawannya. Sebagai tanggapan, Holtby menunjukkan empati dan profesionalisme.
Dia berbagi: "Jangan khawatir, hal-hal seperti ini sering terjadi di sepak bola. Saya menghargai kata-kata baik Anda."
Tidak berhenti sampai di situ, mantan pemain Tottenham itu juga secara terbuka memuji Hubner di media sosial, menyebutnya sebagai "orang yang hebat" dan memuji semangat fair play sang bek.
Hubner menjadi warga negara Indonesia melalui naturalisasi dan telah bermain untuk tim nasional Indonesia sejak 2024, dengan total 20 penampilan. Musim ini, ia juga mencetak 2 gol dalam 21 pertandingan untuk Fortuna Sittard.
Sumber: https://znews.vn/trung-ve-indonesia-gay-phan-no-post1643130.html








Komentar (0)