Pada siang hari tanggal 20 Agustus, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Dan Tri, Dr. Huynh Trung Phong, Direktur Pusat Dukungan Mahasiswa dan Pengembangan Kewirausahaan di Universitas Pendidikan Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa universitas telah menunda pengumuman nilai penerimaan seperti yang telah diumumkan sebelumnya.
Sesuai rencana awal, sekolah seharusnya mengumumkan nilai penerimaan tahun 2025 hari ini, 20 Agustus. Namun, sekolah telah menunda pengumuman tersebut hingga setidaknya 21 Agustus, atau bahkan mungkin lebih lambat, hingga 22 Agustus.

Universitas Pendidikan Kota Ho Chi Minh telah menunda pengumuman nilai penerimaan mahasiswa baru tahun 2025 hingga tanggal 21 atau 22 Agustus (Foto: Hoai Nam).
Bapak Phong menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan dan Pelatihan masih melakukan sesi penyaringan virtual terakhir malam ini, sehingga situasinya masih dapat berubah. Saat ini, pihak sekolah belum dapat memberikan atau membuat prediksi spesifik mengenai nilai batas penerimaan tahun ini.
Namun, beberapa penilaian awal menunjukkan bahwa, mengingat popularitas profesi guru, nilai masuk untuk banyak jurusan di Universitas Pendidikan Kota Ho Chi Minh tahun ini mungkin serupa atau bahkan lebih tinggi daripada tahun 2024 untuk beberapa jurusan.
Pada tahun 2024, nilai ujian masuk Universitas Pendidikan Kota Ho Chi Minh berkisar antara 21,9 hingga 28,6 di kampus utamanya. Banyak siswa yang memperoleh nilai 9 poin per mata pelajaran langsung ditolak masuk universitas tersebut.
Nilai batas tertinggi adalah untuk jurusan Sastra dan Pendidikan Sejarah, dengan 28,6 poin; kandidat perlu mencapai minimal hampir 9,6 poin per mata pelajaran untuk diterima.
Ini juga merupakan skor penerimaan tertinggi di antara universitas-universitas di wilayah Selatan pada tahun 2024.
Di hampir 50 program pelatihan di universitas tersebut, nilai penerimaan berdasarkan transkrip akademik sebagian besar adalah 26 atau lebih tinggi. Program Pendidikan Kimia memiliki nilai penerimaan tertinggi yaitu 29,81 (artinya kandidat harus mencapai lebih dari 9,9 poin di setiap mata pelajaran untuk diterima).
Banyak jurusan lain juga memiliki nilai batas di atas 28, seperti pendidikan dasar (28,66); pendidikan kewarganegaraan (28,03); pendidikan politik (28,22); keamanan dan pertahanan nasional (28,01); pendidikan matematika (29,55); pendidikan fisika (29,48); pendidikan biologi (29,46); pendidikan sastra (28,92); pendidikan sejarah (29,05); pendidikan geografi (28,57); pendidikan bahasa Inggris (28,81); pendidikan bahasa Mandarin (28,16); pendidikan ilmu pengetahuan alam (28,68); pendidikan sejarah-geografi (28,23)…
Dengan nilai batas di atas, diperkirakan sekitar 14.000 siswa berprestasi tinggi di seluruh negeri yang melamar masuk berdasarkan catatan akademik mereka ditolak dari sekolah ini.
Pada tahun 2024, pelatihan guru merupakan jurusan dengan nilai ujian masuk tertinggi di negara ini dan juga bidang dengan peningkatan jumlah pendaftar yang paling tajam.
Tahun ini, nilai masuk untuk program pendidikan guru diprediksi tetap tinggi karena berbagai kebijakan yang bertujuan menarik calon mahasiswa, seperti dukungan biaya hidup dan uang kuliah berdasarkan Keputusan Pemerintah 116/2020, pembebasan uang kuliah bagi mahasiswa pendidikan guru, dan uang saku bulanan sebesar 3,63 juta VND untuk menutupi biaya hidup selama studi di sekolah.
Undang-Undang tentang Guru, yang secara resmi berlaku mulai awal tahun 2026, akan menempatkan gaji guru pada tingkat tertinggi dalam skala gaji administrasi dan layanan publik, yang dianggap sebagai "dorongan" lebih lanjut untuk profesi guru di masa mendatang.
Selain itu, kekurangan guru juga menjadi salah satu alasan yang menarik para kandidat untuk mengikuti program pelatihan guru.
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/truong-dai-hoc-su-pham-tphcm-lui-thoi-gian-cong-bo-diem-chuan-20250820115936936.htm








Komentar (0)