![]() |
Hanya tujuh bulan setelah tiba di Tottenham dengan harga £30 juta, Mathys Tel sekali lagi tidak dipanggil ke dalam skuad Liga Champions. |
Manajer Thomas Frank telah mengkonfirmasi bahwa Mathys Tel tidak akan dimasukkan dalam skuad Liga Champions Tottenham Hotspur untuk sisa musim ini. Ini menandai kedua kalinya Tel tidak dipanggil ke kompetisi Eropa dalam satu musim, meskipun bergabung dengan Spurs dari Bayern Munich musim panas lalu dengan biaya £30 juta.
Sebelumnya, Tel tidak terdaftar dalam daftar skuad Liga Champions pada bulan September. Kesempatan itu baru muncul ketika Dominic Solanke mengalami cedera, memaksa Tottenham untuk memanfaatkan celah dalam peraturan UEFA untuk menambahkan striker Prancis tersebut.
Namun, waktu Tel di kompetisi paling bergengsi di Eropa sangat singkat: ia hanya bermain selama 32 menit dalam kemenangan 3-0 melawan Slavia Prague.
Saat Solanke kembali, Tel langsung dicoret dari skuad. Ini berarti striker berusia 19 tahun itu akan absen dalam dua pertandingan kualifikasi Liga Champions terakhir Spurs melawan Borussia Dortmund dan Eintracht Frankfurt.
Pelatih Frank mengakui kekecewaannya karena harus mengambil keputusan ini, dan juga menyatakan bahwa Tel sepenuhnya mampu bersaing untuk posisi starter jika keadaan lebih menguntungkan.
Situasi personel Tottenham semakin rumit. Solanke hanya kembali dari bangku cadangan dalam kekalahan melawan Aston Villa dan West Ham karena cedera pergelangan kaki yang berkepanjangan. Selain itu, manajer Frank Frank telah mengkonfirmasi bahwa João Palhinha akan absen dalam pertandingan melawan Dortmund, yang semakin memperburuk dilema skuad.
Dalam konteks ini, masa depan Tel di Tottenham Hotspur tampak tidak pasti. Striker asal Prancis itu bergabung dengan Spurs dengan status pinjaman musim lalu, tetapi karena perannya semakin berkurang, kemungkinan dia dipinjamkan lagi di jendela transfer bulan ini sedang dipertimbangkan.
Yang perlu diperhatikan, bukan hanya para pemain yang berada di bawah tekanan. Pelatih Thomas Frank sendiri menghadapi skeptisisme yang hebat.
Kekalahan 1-2 melawan West Ham berlangsung dalam suasana tegang, dengan protes penggemar sebelum pertandingan dan cemoohan setelah peluit akhir. Manajemen Tottenham dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengganti manajer, meskipun belum ada keputusan langsung yang dibuat karena kurangnya pengganti yang cocok.
Bagi Tel Aviv, tersingkir berulang kali dari Liga Champions merupakan pukulan besar bagi kemajuan mereka. Bagi Tottenham, ini adalah pertanda lain bahwa musim mereka semakin tidak stabil.
Sumber: https://znews.vn/truong-hop-ky-la-cua-mathys-tel-post1621096.html







Komentar (0)