![]() |
Kemunculan Stones menimbulkan kehebohan. |
Musim lalu, Stones dih plagued oleh masalah kebugaran dan hanya mampu bermain selama 8 menit di Premier League pada tahun 2026. Momen langka itu terjadi ketika ia masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan Manchester City 3-0 atas Crystal Palace.
Meskipun demikian, Tuchel masih menaruh kepercayaan penuh pada pengalaman dan ketenangan bek tengah berusia 31 tahun itu. Stones telah lama dianggap sebagai jangkar pertahanan yang andal bagi "Three Lions," terutama di turnamen-turnamen besar.
Saat pengumuman skuad pada 22 Mei, pelatih Tuchel mengungkapkan ide yang berani: berpotensi menggunakan Stones sebagai gelandang tengah. “Stones bisa bermain di posisi nomor 6. Dia tipe pemain yang bisa membaca permainan dengan sangat baik. Saya penggemar Stones dan saya mengerti apa yang bisa dia sumbangkan,” kata pelatih asal Jerman itu.
![]() |
Stones hanya memberikan kontribusi minimal untuk Man City musim ini. Foto: Reuters . |
Namun, masuknya Stones memicu kontroversi di media sosial. Sebuah akun menulis: "Semua orang tahu Stones sudah melewati masa jayanya." Penggemar lain menulis: "Selain keserbagunaannya, Stones jauh lebih rendah daripada Harry Maguire." Yang lain lagi berkomentar: "Dengan Stones di tim, Inggris kemungkinan akan tersingkir lebih awal."
Stones telah tampil di setiap pertandingan Inggris dalam empat turnamen besar terakhir, memainkan peran penting dalam membantu tim mencapai final EURO dua kali berturut-turut.
Pemilihan Stones berarti beberapa nama terkenal lainnya akan dikesampingkan, termasuk Harry Maguire, Levi Colwill, dan Trevoh Chalobah. Ini dianggap sebagai keputusan berisiko oleh Tuchel, tetapi juga menunjukkan preferensinya terhadap pengalaman pertandingan dalam turnamen yang menuntut seperti Piala Dunia.
Jika diberi kesempatan lagi musim panas ini, Stones bisa saja melampaui 87 penampilannya untuk Inggris saat ini, sehingga memperkuat posisinya sebagai salah satu bek tengah paling berpengalaman dalam sejarah tim.
Sumber: https://znews.vn/truong-hop-ky-la-o-tuyen-anh-post1653539.html









Komentar (0)