![]() |
Sekelompok harimau Amur. Foto: Xinhu a |
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan menjelang kunjungannya ke Kazakhstan minggu ini, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan bahwa pemberian harimau Amur tersebut dimaksudkan untuk mendukung Kazakhstan dalam memulihkan populasi spesies langka ini.
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan di situs web Kremlin pada 26 Mei, empat harimau yang sebelumnya hidup di wilayah Khabarovsk di Timur Jauh Rusia telah diterbangkan ke Kazakhstan. Mereka diharapkan akan dilepasliarkan kembali di Kazakhstan.
Menurut Reuters, Putin telah lama menggunakan hewan sebagai alat untuk mempromosikan diplomasi . Pada tahun 2022, Federasi Rusia mengirim 30 kuda ras murni berwarna abu-abu ke Korea Utara. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikenal sebagai penunggang kuda yang ulung.
Kazakhstan, sebuah negara yang berupaya memulihkan populasi harimau di Asia Tengah, menganggap harimau Amur sebagai kerabat dekat dari harimau Kaspia yang telah punah.
Menjelang kunjungan kenegaraannya ke Kazakhstan, Presiden Rusia Vladimir Putin menerbitkan sebuah artikel tentang hubungan antara Moskow dan Astana di surat kabar Kazakhstanskaya Pravda.
Artikel yang berjudul "Rusia - Kazakhstan: Sebuah Aliansi di Jantung Eurasia" itu juga diterbitkan di situs web Kremlin.
Menurut kantor berita negara Rusia TASS, dalam artikel tersebut, Putin menyampaikan pandangannya tentang keadaan terkini dan prospek perkembangan hubungan antara Rusia dan Kazakhstan.
Presiden Putin menyebutkan persahabatan erat antara Federasi Rusia dan Kazakhstan, serta hubungan dekatnya dengan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev.
Pemimpin Federasi Rusia menyoroti bidang-bidang kerja sama utama yang akan mendorong kemakmuran bagi kedua negara. Ia juga menekankan hubungan erat rakyat Rusia dan Kazakh dengan warisan "Kemenangan Besar" dan penghormatan mereka terhadap bahasa Rusia.
Sumber: https://znews.vn/tt-putin-tiet-lo-mon-qua-dac-biet-danh-tang-kazakhstan-post1654647.html









Komentar (0)