(Baoquangngai.vn) - Istana Kemerdekaan (Kota Ho Chi Minh ) adalah destinasi populer bagi wisatawan domestik dan internasional. Istana ini memperingati momen pembebasan penuh Vietnam Selatan dan penyatuan kembali negara, menandai berakhirnya 30 tahun perang yang berat dan heroik bagi rakyat Vietnam.
Bagi setiap warga Vietnam, Istana Kemerdekaan adalah tempat yang familiar, meskipun banyak yang belum pernah menginjakkan kaki di sana, karena tempat itu menandai momen perdamaian dan penyatuan kembali seluruh negeri. Gambaran tank-tank Tentara Pembebasan yang maju untuk merebut Istana Kemerdekaan, benteng terakhir rezim boneka Saigon, yang sepenuhnya membebaskan Selatan dan menyatukan negara pada 30 April 1975, terukir dalam benak setiap warga Vietnam dengan penuh kebanggaan dan emosi.
Dari sini, setelah 30 tahun perang yang berat dan heroik untuk bangsa Vietnam, rakyat kita dapat hidup dalam damai. Saat ini, di dalam kompleks Istana Kemerdekaan, masih terdapat dua tank, bernomor 843 dan 390, dari tentara pembebasan, sebagai bukti sejarah gemilang kemenangan besar bangsa kita pada Musim Semi 1975.
![]() |
| Istana Kemerdekaan. |
Istana Kemerdekaan adalah salah satu dari 10 monumen nasional khusus pertama di Vietnam, yang secara resmi diakui oleh Perdana Menteri pada tahun 2009. Pada hari libur dan peringatan nasional utama seperti Hari Nasional (2 September), Hari Pembebasan (30 April), dan lain-lain, pengunjung dari seluruh negeri datang untuk mengunjungi Istana Kemerdekaan. Melalui kunjungan ini, mereka memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah bangsa, terutama menghargai nilai perdamaian. Banyak pengunjung internasional datang ke Istana Kemerdekaan untuk lebih memahami ketangguhan dan kegigihan rakyat Vietnam dalam perang membela negara, sebuah bangsa yang kaya akan patriotisme dan cinta akan perdamaian.
Istana Kemerdekaan adalah mahakarya arsitektur yang unik. Di sini, pengunjung dapat mempelajari sejarah Vietnam yang telah berlangsung selama berabad-abad, yang ditandai dengan banyak pasang surut, dari Istana Norodom hingga Istana Kemerdekaan. Lokasi Istana Kemerdekaan saat ini dulunya merupakan kediaman Gubernur Cochinchina. Pada tahun 1868, penjajah Prancis membangun sebuah rumah besar di jantung Saigon untuk dijadikan kediaman Gubernur Cochinchina, yang diberi nama Istana Norodom. Karena fasadnya menghadap Jalan Norodom, maka disebut Istana Norodom.
![]() |
| Para wisatawan mengunjungi Istana Kemerdekaan. |
Istana Norodom selesai dibangun pada tahun 1871. Biaya pembangunannya sekitar 4.700 franc Prancis, setara dengan seperempat anggaran pekerjaan umum kolonial. Sebagian besar bahan bangunan diimpor dari Prancis. Selama tujuh belas tahun pertama, istana ini berfungsi sebagai kediaman Gubernur Cochinchina, dan mulai tahun 1887 dan seterusnya, menjadi kediaman Gubernur Jenderal Indochina. Dari tahun 1887 hingga 1945, beberapa gubernur jenderal Prancis menggunakan istana ini sebagai kediaman dan tempat kerja mereka selama periode invasi mereka ke Indochina.
Pada tahun 1954, setelah kekalahan penjajah Prancis dalam Pertempuran Dien Bien Phu dan penandatanganan Perjanjian Jenewa serta penarikan mereka dari Vietnam, Istana Norodom menjadi kediaman dan tempat kerja Ngo Dinh Diem, Presiden Republik Vietnam, dan berganti nama menjadi Istana Kemerdekaan. Pada tahun 1962, istana tersebut rusak parah akibat pemboman, yang mendorong Ngo Dinh Diem untuk merobohkan bangunan lama dan membangun yang baru di lokasi tersebut. Istana Kemerdekaan dirancang oleh arsitek Ngo Viet Thu, orang Vietnam pertama yang memenangkan Hadiah Roma. Salah satu ciri khas desain ini adalah perpaduan harmonis antara unsur arsitektur modern Eropa dan tradisional Asia. Bangunan ini terdiri dari tiga tingkat utama: lantai dasar, mezanin, dua ruang bawah tanah, dan landasan helikopter. Di dalamnya, terdapat lebih dari 100 ruangan, masing-masing didekorasi dengan gaya yang unik.
Menyusul kudeta yang menewaskan saudara-saudara Ngo Dinh Diem pada 2 November 1963, pembangunan melambat, dan istana akhirnya diresmikan pada 31 Oktober 1966. Pada Oktober 1967, Nguyen Van Thieu menjadi Presiden Republik Vietnam. Sejak saat itu, Istana Kemerdekaan berfungsi sebagai tempat kerja pemerintah Republik Vietnam dan kediaman keluarga Nguyen Van Thieu hingga akhir April 1975.
![]() |
| Bangunan ini memiliki ciri khas gaya arsitektur Prancis, peninggalan dari zaman Istana Norodom di dalam kompleks Istana Kemerdekaan. |
Dengan mengunjungi Istana Kemerdekaan, wisatawan akan memperoleh pemahaman yang jelas tentang periode sejarah di Vietnam yang terkait dengan nama sebuah bangunan yang berdiri selama hampir 100 tahun di Saigon (1868-1966), simbol pemerintahan kolonial Prancis di Vietnam Selatan dan juga tempat yang menyaksikan pembentukan dan runtuhnya pemerintahan Republik Vietnam. Semua ini direkonstruksi secara gamblang melalui pameran "Dari Istana Norodom ke Istana Kemerdekaan" di sebuah rumah kecil di dalam kompleks Istana Kemerdekaan, sebuah bangunan dengan arsitektur Prancis, peninggalan dari masa Istana Norodom.
Teks dan foto: MINH Anh
BERITA DAN ARTIKEL TERKAIT:
Sumber









Komentar (0)