Kehangatan bulan Desember terasa menerpa melalui pintu.
Aroma lembut yang terbawa oleh semilir angin sepoi-sepoi.
Jalan yang sepi, bergegas pulang.
Topi berbentuk kerucut itu miring ke satu sisi, melindungi mata dari sinar matahari yang menerpa.
Bulan Desember mengumpulkan sisa-sisa dari masa lalu.
Siang yang luas bermekaran dengan mimpi-mimpi rahasia.
Apakah ada yang pernah kembali ke tanah hijau subur di masa lalu?
Capung-capung berkelebat samar di kejauhan di cakrawala.
Desember, mengumpulkan dedaunan yang gugur
Ladang-ladang di pedesaan dipenuhi dengan sawah-sawah hijau yang subur.
Angin sepoi-sepoi menandai datangnya musim yang cerah.
Pantai-pantai tua itu harum dengan aroma jalan setapak yang mengarah ke masa lalu.
Desember, bulan penantian tanpa akhir.
Atap rumah di pedesaan itu dipenuhi dengan aroma asap dapur yang menenangkan.
Pohon-pohon purba berdiri di samping dunia yang sunyi.
Burung apa yang berkicau menggema di langit tanah kelahiranku...?
Sumber: https://baodaklak.vn/van-hoa-du-lich-van-hoc-nghe-thuat/van-hoc-nghe-thuat/202512/tu-khuc-thang-muoi-hai-d08060f/






Komentar (0)