Kementerian Kesehatan baru saja menerbitkan Surat Edaran Nomor 13/2026/TT-BYT yang mengatur kegiatan vaksinasi, berlaku efektif mulai 1 Juli 2026.
![]() |
Vaksinasi HPV gratis untuk anak perempuan. |
Salah satu poin penting dalam Surat Edaran 13 adalah peraturan yang memasukkan penyakit yang disebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus) pada manusia ke dalam daftar penyakit yang memerlukan penggunaan vaksin dan produk biologis dalam imunisasi wajib melalui Program Imunisasi yang Diperluas.
Secara spesifik, Pasal 3 Surat Edaran 13/2026/TT-BYT menetapkan daftar penyakit yang memerlukan penggunaan vaksin dan produk biologis dalam imunisasi wajib, termasuk:
1. Infeksi virus Hepatitis B.
2. Tuberkulosis.
3. Difteri.
4. Batuk rejan.
5. Tetanus.
6. Polio.
7. Penyakit yang disebabkan oleh Haemophilus influenzae tipe b.
8. Campak.
9. Rubella.
10. Ensefalitis Jepang.
11. Diare akibat rotavirus.
12. Penyakit pneumokokus.
13. Penyakit yang disebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus) pada manusia.
14. Penyakit lain sebagaimana ditentukan oleh Menteri Kesehatan .
Surat Edaran 13/2026/TT-BYT juga mengatur penyelenggaraan imunisasi rutin, imunisasi susulan, imunisasi kampanye proaktif, dan imunisasi pengendalian epidemi; rezim informasi dan pelaporan tentang kegiatan imunisasi; pengelolaan subjek imunisasi; dan Dewan Penasihat Profesional untuk mengevaluasi penyebab kejadian buruk yang parah selama penggunaan vaksin dan produk biologis.
Surat Edaran Nomor 13 juga secara jelas menyatakan bahwa vaksinasi harus mengikuti langkah-langkah berikut: Sebelum vaksinasi, lakukan skrining pra-vaksinasi sesuai dengan pedoman profesional Menteri Kesehatan. Selama vaksinasi: ikuti petunjuk vaksinasi dengan benar; gunakan setiap jenis vaksin dan produk biologis sesuai dengan petunjuk produsen; pastikan keamanan vaksinasi sesuai dengan pedoman profesional Departemen Pencegahan Penyakit.
Setelah vaksinasi: Pantau individu yang divaksinasi di tempat vaksinasi setidaknya selama 30 menit; instruksikan orang tua, wali, atau perwakilan hukum (dalam kasus anak-anak, orang dengan kapasitas sipil yang berkurang atau terbatas) untuk melanjutkan pemantauan di rumah setidaknya selama 24 jam; catat informasi vaksinasi sesuai dengan pedoman profesional dari Departemen Pencegahan Penyakit.
Surat Edaran 13/2026/TT-BYT berlaku efektif sejak 1 Juli 2026. Bersamaan dengan itu, terhitung sejak tanggal tersebut, Surat Edaran 24/2018/TT-BYT, 34/2018/TT-BYT, 05/2020/TT-BYT, dan 52/2025/TT-BYT tidak lagi berlaku.
Sumber: https://baobacninhtv.vn/tu-ngay-1-7-hpv-duoc-dua-vao-danh-muc-tiem-chung-bat-buoc-postid446185.bbg








Komentar (0)