Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Sang biksu belum pernah bertemu seorang wanita pun sepanjang hidupnya.

VnExpressVnExpress07/08/2023

[iklan_1]

Biarawan Yunani Mihailo Tolotos menjalani seluruh hidupnya selama 82 tahun di pegunungan Athos, tempat wanita dilarang.

Pada tahun 1856, hanya empat jam setelah melahirkan Tolotos, ibunya meninggal dunia. Tanpa ada orang lain dalam keluarga yang merawatnya, Tolotos ditinggalkan di tangga sebuah biara di Gunung Athos. Ia dibesarkan oleh para biarawan Ortodoks Timur dan biara tersebut memberinya nama Mihailo Tolotos. Sepanjang hidupnya, Tolotos hidup sesuai dengan aturan ketat yang berlaku di daerah tersebut.

Pada tahun 1060, sebuah undang-undang disahkan yang melarang semua perempuan, termasuk hewan betina, dari Gunung Athos, yang pada dasarnya merupakan semenanjung seluas lebih dari 330 kilometer persegi. Undang-undang ini masih berlaku hingga saat ini, menjadikannya wilayah terluas di dunia yang melarang perempuan.

Seorang biarawan berdiri di atas feri sambil memandang Biara Dionysiou, salah satu dari 20 biara di Pegunungan Athos, Yunani utara. Foto: Guardian

Seorang biarawan berdiri di atas feri sambil memandang Biara Dionysiou, salah satu dari 20 biara di Pegunungan Athos, Yunani utara. Foto: Guardian

Dr. Graham Speake, penulis buku tentang sejarah Gunung Athos, mengatakan aturan tersebut diberlakukan untuk memastikan para biarawan mempertahankan kaul suci selibat mereka seumur hidup. Perempuan dilarang masuk biara di banyak tempat karena alasan serupa, tetapi yang membuat Gunung Athos unik adalah seluruh areanya "dianggap sebagai satu biara raksasa".

Tidak adanya hewan betina juga berarti tidak ada telur atau susu yang bisa dihasilkan, sehingga keju dan produk hewani lainnya harus didatangkan dari dunia "luar". Para biksu juga dilarang bercukur dan harus memanjangkan jenggot untuk memastikan tidak ada perempuan yang bisa menyelinap masuk.

Para biarawan Ortodoks di Yunani pada tahun 1907. Foto: Wikimedia Commons

Para biarawan Ortodoks di Yunani pada tahun 1907. Foto: Wikimedia Commons

Sementara banyak biarawan lain telah melihat wanita sebelum bergabung dengan biara, kehidupan Tolotos dari masa kanak-kanak hingga dewasa terikat dengan pegunungan Athos.

Para biarawan Gunung Athos juga dapat meninggalkan biara mereka untuk pergi ke dunia luas dan bertemu seseorang dari lawan jenis, tetapi Tolotos tidak pernah menginjakkan kaki di luar tempat kelahirannya.

Ia wafat pada tahun 1938 di usia 82 tahun dan dimakamkan dengan upacara khusus oleh para biarawan Gunung Athos. Mereka percaya bahwa ia adalah satu-satunya pria di dunia yang belum pernah bertemu seorang wanita.

Kematian Tolotos tercatat dalam sebuah artikel surat kabar pada saat itu. "Biksu Meninggal di Yunani Tanpa Pernah Melihat Seorang Wanita" adalah judul artikel tentang Tolotos yang diterbitkan di Edinburgh Daily Courier pada 29 Oktober 1938.

Karena itu, selain perempuan, ia belum pernah melihat banyak hal lain dengan mata kepalanya sendiri. Ia belum pernah melihat mobil, pesawat, atau bahkan film.

Sebuah artikel di Edinburgh Daily Courier pada tahun 1938 tentang kematian pendeta Mihailo Tolotos. Foto: Greek Reporter.

Sebuah artikel di Edinburgh Daily Courier pada tahun 1938 menyebutkan kematian biarawan Mihailo Tolotos. Foto: Greek Reporter .

Meskipun larangan terhadap perempuan yang telah berlaku selama berabad-abad masih berlaku, perempuan memang telah menginjakkan kaki di Gunung Athos berkali-kali sepanjang sejarah. Selama Perang Saudara Yunani (1946-1949), para biarawan Gunung Athos mengizinkan para petani menyembunyikan ternak mereka di sana. Sekelompok perempuan dan gadis dari pihak lawan memasuki Athos untuk merampas ternak tersebut.

Tak lama kemudian, seorang perempuan Yunani bernama Maria Poimenidou berpakaian seperti laki-laki dan menghabiskan tiga hari di Athos. Pelanggarannya tersebut menimbulkan kegemparan di kalangan masyarakat setempat sehingga pemerintah Yunani mengeluarkan dekrit yang menyatakan bahwa perempuan dilarang memasuki Athos dan siapa pun yang mencoba melakukannya dapat dipenjara hingga 12 bulan.

Saat ini, Gunung Athos merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Di sini terdapat 20 biara dengan sekitar 2.000 biarawan Ortodoks Timur. Setiap hari, 100 pria Ortodoks dan 15 pria non-Ortodoks diizinkan mengunjungi semenanjung tersebut.

Vu Hoang (Menurut Vintage News, Greek Reporter )


[iklan_2]
Tautan sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk