Menurut media Portugal, pria itu merekam dirinya sendiri menuangkan cairan yang mudah terbakar ke patung Ronaldo yang terletak di depan museum CR7 di pusat kota Funchal, lalu membakarnya. Api dengan cepat melahap sebagian besar patung perunggu itu, bahkan hampir membakar bajunya sendiri. Terlepas dari bahayanya, ia memutar musik dari pengeras suara yang dibawanya dan melakukan gerakan tarian yang provokatif di sekitar api.
Video tersebut langsung diunggah ke akun Instagram pribadi dengan sekitar 1.000 pengikut. Akun tersebut, bernama zaino.tcc.filipe, mendeskripsikan dirinya sebagai "manusia, artis freestyle, dan warga lokal," dan meninggalkan keterangan yang memicu kemarahan publik: "Ini adalah peringatan terakhir untuk Cristiano."
Kepolisian Madeira mengatakan mereka telah mengidentifikasi tersangka, tetapi belum menangkapnya. Sebuah sumber kepolisian menambahkan: "Pelaku telah diidentifikasi. Ini bukan wajah yang asing karena dia pernah terlibat dalam insiden serupa sebelumnya."
Belum jelas apakah patung itu rusak. Api awalnya berkobar hebat tetapi cepat padam dan tidak menyebar. Namun, tindakan tersebut tetap menimbulkan kemarahan. Banyak komentar pedas muncul di bawah video tersebut. Museum Ronaldo menyatakan bahwa seluruh insiden telah diserahkan kepada polisi dan menolak untuk berkomentar lebih lanjut.
Patung yang terbakar itu adalah replika yang ditempatkan di depan museum CR7, yang telah dipindahkan ke lokasi ini pada tahun 2016 setelah dirusak oleh sekelompok penggemar. Sebelumnya, patung itu telah menarik perhatian global karena penampilannya yang mencolok, bahkan sempat menjadi bahan ejekan di media sosial. Ronaldo sendiri kembali ke Madeira untuk menghadiri peresmian patung tersebut pada tahun 2014 dan menyebutnya sebagai momen yang sangat istimewa.
Sumber: https://znews.vn/tuong-ronaldo-bi-dot-post1621412.html






Komentar (0)