![]() |
Para wisatawan berjalan di sepanjang jalan menuju Kuil Kiyomizu-dera di Kyoto, Jepang, pada 13 Januari 2025. Foto: Paul Miller . |
Menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO), jumlah pengunjung Vietnam ke Jepang pada Desember 2025 meningkat sebesar 9,1% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Untuk keseluruhan tahun 2025, Vietnam diperkirakan akan mencatat 678.500 pengunjung ke Jepang, meningkat 9,2% dari tahun sebelumnya dan merupakan angka tertinggi sejak 2019 .
Dalam konteks ini, Jepang terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi luar negeri terpopuler bagi wisatawan Vietnam.
JNTO menyatakan bahwa terlepas dari dampak prospek ekonomi yang tidak pasti dan kondisi cuaca yang tidak menguntungkan, pasar Vietnam tetap tumbuh berkat peningkatan frekuensi penerbangan Vietnam-Jepang, yang membantu memperluas pasokan kursi.
Pertumbuhan ini terjadi di tengah pemulihan yang kuat dalam permintaan perjalanan internasional di kalangan masyarakat Vietnam. Menurut data dari Kantor Statistik Umum ( Kementerian Keuangan ), pada tahun 2025, sekitar 6,7 juta warga Vietnam akan melakukan perjalanan ke luar negeri, meningkat 26,4% dibandingkan tahun 2024, dengan sebagian besar destinasi berada di Asia.
| JUMLAH WISATAWAN VIETNAM KE JEPANG DARI TAHUN 2019-2025 | ||||||||
| Sumber: Badan Pariwisata Jepang | ||||||||
| Label | Tahun 2019 | Tahun 2020 | Tahun 2021 | Tahun 2022 | Tahun 2023 | Tahun 2024 | Tahun 2025 | |
| Jumlah pengunjung | Jumlah pengunjung | 495.051 | 152.559 | 26,5 | 284 | 573,9 | 621.173 | 678,5 |
Sebaliknya, Jepang juga mencatat tahun yang sukses dalam jumlah pengunjung internasional. Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang menyatakan bahwa total jumlah pengunjung internasional ke negara itu pada tahun 2025 telah melampaui 40 juta .
Ini adalah kali pertama Jepang mencapai tonggak sejarah ini, menetapkan rekor baru untuk industri pariwisata.
Menteri Kaneko menggambarkan pencapaian melampaui angka 40 juta pengunjung sebagai "prestasi besar," karena negara tersebut menargetkan untuk menyambut 60 juta pengunjung internasional pada tahun 2030.
Menurutnya, jumlah pengunjung dari Asia telah meningkat dibandingkan dengan periode sebelum pandemi, sementara pertumbuhan signifikan dari Eropa, AS, dan Australia menunjukkan bahwa pasar pengunjung internasional ke Jepang semakin beragam.
| 10 PASAR WISATA INTERNASIONAL TERBESAR UNTUK JEPANG PADA TAHUN 2025 | |||||||||||
| Sumber: Badan Pariwisata Jepang | |||||||||||
| Label | Korea | Tiongkok Daratan | Taiwan (Tiongkok) | Amerika | Hong Kong (Tiongkok) | Thailand | Australia | Filipina | Singapura | Kanada | |
| Jumlah pengunjung | Jutaan tayangan | 9.5 | 9.1 | 6.8 | 3.3 | 2.5 | 1.2 | 1.1 | 0,89 | 0,73 | 0,69 |
Namun, prospek pariwisata Jepang pada tahun 2026 diprediksi akan lebih hati-hati, karena penurunan signifikan jumlah wisatawan Tiongkok menyusul pernyataan kontroversial Perdana Menteri Jepang Sanae Takaich.
Menurut perkiraan yang dirilis oleh JTB Travel Group, jumlah pengunjung internasional ke Jepang pada tahun 2026 diperkirakan akan turun menjadi sekitar 41,4 juta. JTB meyakini bahwa pemulihan pesat permintaan pariwisata telah melewati puncaknya dan tingkat pertumbuhan kemungkinan akan melambat.
Di tengah menurunnya permintaan dari Tiongkok daratan dan Hong Kong (Tiongkok), tahun 2026 diproyeksikan akan mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
![]() |
Wisatawan berjalan di sepanjang jalan dekat Kuil Yasaka selama tur Kyoto, 2025. Foto: The Independent. |
Menteri Kaneko juga menyampaikan kehati-hatian terkait prospek pasar, menyatakan bahwa ia belum siap memberikan perkiraan spesifik karena dampak berbagai faktor terhadap jumlah pengunjung internasional.
Menurutnya, Jepang akan terus mempromosikan pariwisata dari berbagai pasar, dengan fokus menarik wisatawan berpenghasilan tinggi. Negara ini juga bertujuan untuk mengatasi masalah terkait kepadatan wisatawan, dan berupaya menuju pembangunan berkelanjutan jangka panjang.
Sumber: https://znews.vn/khach-viet-di-nhat-ban-dong-nhat-lich-su-post1622505.html








Komentar (0)