Tim U17 Jepang terus menunjukkan kekuatan sepak bola usia muda papan atas mereka di Asia dengan mengalahkan tim U17 China di final Kejuaraan AFC U17 2026.
Pertandingan final berlangsung dengan penuh emosi. Jepang U17 unggul 3-0 di babak pertama berkat gol dari Tafuku Satomi, Kakeru Saito, dan Maki Kitahara. Pertandingan tampaknya sudah ditentukan sejak awal, tetapi China U17 melakukan comeback yang kuat di babak kedua, memperkecil skor menjadi 2-3.
Tim asuhan pelatih Shingi Ono menghadapi tekanan luar biasa di 10 menit terakhir, tetapi tetap berhasil mempertahankan keunggulan tipis mereka untuk mengakhiri perjalanan mereka dengan gelar juara.
Kemenangan 3-2 di Arab Saudi mengamankan gelar kelima bagi tim muda Jepang di turnamen ini. Prestasi ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai tim paling sukses dalam sejarah Kejuaraan Asia U17.
Yang perlu diperhatikan, tim U17 Jepang menunjukkan dominasinya atas tim U17 Tiongkok sejak babak penyisihan grup. Saat itu, kedua tim berada di Grup B, dan Jepang menang 2-1. Tim U17 Tiongkok kemudian lolos dengan susah payah berkat kemenangan 2-0 atas Qatar U17 di pertandingan terakhir.

Sementara Jepang menunjukkan konsistensi sebagai kandidat juara, perjalanan tim U17 Tiongkok sangat berbeda. Mereka lolos dari babak penyisihan grup hanya dengan 3 poin, tetapi bermain dengan kepercayaan diri yang meningkat seiring berjalannya turnamen.
Perwakilan China secara berturut-turut mengalahkan Australia 2-0 di perempat final dan tuan rumah Arab Saudi 3-1 di semifinal, untuk kembali ke final Kejuaraan AFC U17 untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.
Kekalahan 2-3 tersebut tidak mengurangi upaya tim U17 Tiongkok. Tim tersebut telah memenangkan turnamen ini dua kali sebelumnya, tetapi sejak gelar juara tahun 2004, sepak bola usia muda Tiongkok telah lama menunggu pencapaian besar di tingkat benua.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/u17-nhat-ban-di-vao-lich-su-giai-chau-a-2026-post778868.html








Komentar (0)