Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Timnas U17 Thailand memecat pelatih setelah gagal lolos ke Piala Dunia.

(NLĐO) - Pelatih kepala timnas U17 Thailand, Marco Gockel, dipecat beberapa hari setelah tim tersebut gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026.

Người Lao ĐộngNgười Lao Động19/05/2026

FAT sedang mencari pengganti untuk posisi pelatih kepala tim U17 Thailand.

Pada sore hari tanggal 19 Mei, Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) mengumumkan bahwa pelatih Marco Gockel dan seluruh staf pelatih tim U17 Thailand akan meninggalkan tim setelah menyelesaikan tugas mereka di turnamen kontinental di Arab Saudi. Saat ini, FAT sedang cepat mencari pengganti sebagai persiapan untuk kualifikasi Kejuaraan AFC U17 2027, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November.

U17 Thái Lan sa thải HLV sau khi lỡ hẹn World Cup - Ảnh 1.

Pelatih Marco Gockel mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih kepala tim U17 Thailand setelah kurang dari setahun menjabat (Foto: FAT)

Keputusan ini diambil setelah serangkaian hasil mengecewakan baru-baru ini bagi tim U17 Thailand di kompetisi regional dan kontinental. Di Indonesia, meskipun berstatus juara kedua bertahan, tim Thailand mengalami kekalahan memalukan melawan Myanmar dan Laos U17, dua tim yang dianggap sebagai lawan yang lebih lemah. Perlu dicatat, ini juga merupakan kali pertama sejak 2002 tim U17 Thailand gagal melaju melewati babak penyisihan grup Kejuaraan Asia Tenggara.

Memasuki turnamen kontinental, perwakilan ini tersingkir lebih awal setelah pertandingan kedua Grup A karena dua kekalahan beruntun melawan Tajikistan dan Arab Saudi. Bahkan saat menghadapi lawan yang sudah dikenal, U17 Myanmar, di pertandingan terakhir, tim asuhan pelatih Marco Gockel tidak mampu mengamankan tiga poin penuh.

Tidak menunjukkan kemajuan yang diharapkan.

Sebelum Kejuaraan AFC U17 2026, FAT (Asosiasi Sepak Bola Thailand) memilih untuk membentuk skuad terpisah. Skuad utama menjalani pelatihan intensif di bawah pelatih Marco Gockel untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen kontinental, sementara kelompok pemain yang lebih muda berpartisipasi dalam Kejuaraan Asia Tenggara U17 2026 di bawah pelatih Sirisak Yodyardthai. Namun, skuad cadangan Thailand sangat mengecewakan di turnamen regional tersebut, dan skuad utama juga gagal menunjukkan kemajuan yang diharapkan di arena Asia.

U17 Thái Lan sa thải HLV sau khi lỡ hẹn World Cup - Ảnh 2.

Timnas U17 Thailand (berbaju biru) mengalami kekalahan telak di turnamen regional dan kontinental meskipun telah merencanakan strategi penghematan energi dengan cermat (Foto: AFC).

Tekanan terhadap pelatih asal Jerman itu semakin meningkat karena pernyataan percaya dirinya sebelum turnamen di Arab Saudi. Media Thailand berulang kali mengutip pernyataan Pelatih Marco Gockel, yang menilai bahwa tim U17 Thailand mampu bersaing setara dengan tim tuan rumah. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kesenjangan tingkat kemampuan masih cukup besar.

Dengan tambahan Sirisak Yodyardthai, yang dipecat segera setelah turnamen Asia Tenggara, Gockel menjadi pelatih kedua berturut-turut tim U17 Thailand yang kehilangan pekerjaannya.

Bagi tim muda yang kurang berpengalaman dan kemampuan beradaptasi, pergantian pelatih yang terus-menerus akan mempersulit sepak bola usia muda Thailand untuk kembali ke puncaknya dalam waktu dekat.


Sumber: https://nld.com.vn/u17-thai-lan-sa-thai-hlv-sau-khi-lo-hen-world-cup-196260519224339368.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Pagoda Khanh Hung, Hai Phong

Pagoda Khanh Hung, Hai Phong

Jiwa dari keahlian tangan

Jiwa dari keahlian tangan

Kota

Kota