Dalam pertandingan pembuka mereka, tim U19 Myanmar kalah dari tuan rumah Indonesia dengan skor 3-0 dan saat ini berada di peringkat ke-3 di grup. Meskipun kalah dari tim tuan rumah, staf pelatih U19 Vietnam masih menganggap ini sebagai "final" awal untuk mengamankan tempat di babak selanjutnya.
Dibandingkan dengan Timor Leste, tim U19 Myanmar dianggap memiliki tingkat kemampuan teknis yang lebih tinggi dan menjanjikan tantangan yang signifikan bagi tim U19 Vietnam. Tim ini juga sangat bertekad untuk meraih hasil yang baik setelah kekalahan melawan tuan rumah Indonesia di pertandingan pembuka.
Selain aspek profesional, situasi di Grup A juga membuat pertandingan antara Vietnam U19 dan Myanmar U19 menjadi sangat penting. Sesuai format turnamen, hanya tim-tim teratas di setiap grup dan tim peringkat kedua dengan performa terbaik yang akan lolos ke semifinal.
Ini berarti bahwa tim U19 Vietnam perlu mengincar kemenangan untuk mempertahankan keunggulan mereka dalam perebutan lolos ke babak selanjutnya, sebelum menghadapi pertandingan yang berpotensi sulit melawan tuan rumah Indonesia di babak final.
Menurut Ketua Tim Nguyen Anh Tuan, seluruh tim saat ini dalam kondisi fisik dan mental yang baik setelah berhari-hari berkompetisi dan berlatih di Medan. Kondisi lapangan dan cuaca bukan lagi kendala utama, karena para pemain telah memiliki waktu untuk beradaptasi sejak tiba di Indonesia.

Pada sore hari tanggal 3 Juni, tim U19 Vietnam menyelesaikan sesi latihan terakhir mereka sebagai persiapan untuk pertandingan melawan tim U19 Myanmar di babak kedua Grup A Kejuaraan U19 Asia Tenggara 2026.
Pertandingan antara Vietnam U19 dan Myanmar U19 akan berlangsung pada pukul 16.00 tanggal 4 Juni di Stadion Utama Sumatera Utara (Indonesia) dan akan disiarkan langsung di TV360.
Sumber: https://baophapluat.vn/u19-myanmar-la-doi-thu-kho-choi.html








Komentar (0)