![]() |
Timnas U19 Vietnam mengamankan kemenangan kedua mereka di Kejuaraan Asia Tenggara U19 tahun 2026. |
Setelah meraih kemenangan 3-0 melawan Timor-Leste di pertandingan pembuka, tim U19 Vietnam memasuki pertandingan melawan Myanmar dengan penuh percaya diri. Para pemain asuhan pelatih Yutaka Ikeuchi mendominasi penguasaan bola hampir sepanjang babak pertama.
Namun, menghadapi pertahanan ketat Myanmar, Vietnam U19 harus menunggu hingga menit ke-29 untuk memecah kebuntuan. Dari tendangan sudut, bola disundul ke dalam kotak penalti dan disambut oleh Tan Dung yang langsung menyerbu masuk dan menyelesaikan peluang dari jarak dekat, membuka skor. Sebelum babak pertama berakhir, keunggulan tim berbaju putih berlipat ganda. Pada menit ke-43, Cong Hau berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat di area penalti, dengan rapi mengontrol bola dari jarak dekat sebelum dengan mudah memasukkannya ke gawang.
Di babak kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah karena tim U19 Vietnam terus memberikan tekanan. Pada menit ke-49, Van Bach melepaskan tembakan rendah yang keras ke sudut jauh gawang, memperbesar keunggulan menjadi 3-0.
Pada menit ke-62, Cong Hau dilanggar di area penalti, sehingga Vietnam U19 mendapatkan penalti. Dari titik penalti, Duy Khang berhasil mengeksekusi penalti dengan akurat, menambah skor menjadi 4-0. Pada menit ke-84, Thien Phu, seorang striker pengganti, melompat tinggi untuk menyundul bola ke gawang, menambah jumlah gol Vietnam U19 menjadi 5.
Sebaliknya, Myanmar berusaha keras tetapi tidak mampu mencetak gol hiburan. Pada akhirnya, Vietnam U19 mengamankan kemenangan telak 5-0, untuk sementara memimpin Grup A dengan 6 poin setelah dua pertandingan.
Sementara itu, Myanmar terperosok ke dasar klasemen setelah kalah dalam semua pertandingan dan kebobolan 8 gol. Kemenangan ini memberi tim asuhan pelatih Yutaka Ikeuchi keuntungan menjelang pertandingan krusial melawan Indonesia di babak terakhir Grup A, yang akan berlangsung pukul 19.00 pada tanggal 7 Juni.
Sumber: https://znews.vn/u19-viet-nam-de-bep-myanmar-post1657027.html









Komentar (0)