Timnas U19 Vietnam dan batu loncatan untuk masa depan.
Kejuaraan Asia Tenggara U19 2026 bukan hanya tujuan untuk memperebutkan gelar bagi tim U19 Vietnam, tetapi juga ujian penting untuk mempersiapkan generasi penerus pemain sepak bola Vietnam di tahun-tahun mendatang.
Báo Xây dựng•21/05/2026
Persiapkan dengan matang.
Untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Asia Tenggara U19 2026 yang akan digelar di Indonesia mulai 1-15 Juni, setelah menjalani pelatihan di Vietnam, tim U19 Vietnam berangkat ke Jepang untuk mengikuti kamp pelatihan dengan 30 pemain.
Melalui pertandingan persahabatan, tim U19 Vietnam telah menunjukkan beberapa kemajuan dalam gaya bermain mereka di bawah asuhan pelatih Yutaka Ikeuchi. Tim ini bergerak menuju gaya bermain kolektif, memprioritaskan umpan-umpan pendek, mempertahankan formasi tim, dan meningkatkan konektivitas antar lini.
Timnas U19 Vietnam telah berkumpul untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Asia Tenggara U19 2026, yang akan berlangsung di Indonesia mulai 1-15 Juni.
Hasil undian menempatkan Vietnam U19 di Grup A bersama Indonesia, Myanmar, dan Timor Leste. Indonesia dianggap sebagai tantangan terbesar, karena memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri. Namun, Myanmar dan Timor Leste juga merupakan lawan yang tangguh. Untuk melaju lebih jauh, Vietnam U19 perlu menjaga konsistensi, meminimalkan kesalahan, dan memanfaatkan peluang melawan lawan-lawan di grup mereka.
Menurut Presiden VFF Tran Quoc Tuan, tim U19 adalah penerus langsung tim U23 dan tim nasional, memainkan peran fundamental dalam mencapai tujuan besar seperti SEA Games atau kualifikasi kontinental.
Oleh karena itu, selain mengincar gelar Kejuaraan Asia Tenggara U19, tim juga perlu fokus pada Kualifikasi Asia U20 2027, sebuah kompetisi yang dianggap sangat penting dalam pengembangan pemain muda.
Sebuah masalah untuk masa depan
Pakar Phan Anh Tú percaya bahwa semua turnamen sepak bola usia muda saat ini bertujuan untuk melayani masa depan sepak bola Vietnam. Tidak peduli seberapa terlatihnya seorang pemain muda, jika mereka tidak mendapatkan waktu bermain dan pengalaman secara teratur, akan sulit bagi mereka untuk berkembang secara komprehensif.
Kompetisi tingkat junior membantu para pemain terbiasa dengan tekanan kompetisi, meningkatkan pemikiran taktis mereka, dan mendapatkan pengalaman sebelum melangkah ke panggung yang lebih besar di Asia atau dunia .
Pak Tú percaya bahwa daya saing dalam turnamen sepak bola usia muda regional telah meningkat secara signifikan karena banyak negara sepak bola di kawasan ini telah berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan pemain muda. Hal ini membuat turnamen tidak lagi semudah sebelumnya, tetapi menciptakan lingkungan yang sangat baik bagi pemain muda Vietnam untuk berkembang lebih cepat.
"Jika sepak bola Vietnam dapat membangun sistem pembinaan pemain muda yang stabil, di mana tim U17, U19, dan U23 semuanya mempertahankan hasil positif, itu akan menjadi fondasi penting untuk menciptakan sumber pemain berkualitas bagi tim nasional di masa depan," ujar Bapak Tu.
Timnas U19 Vietnam sedang menjalani pelatihan di Jepang mulai 14 Mei hingga 26 Mei dengan 30 pemain. Kamp pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Asia Tenggara U19 2026, yang akan berlangsung di Indonesia mulai 1 Juni hingga 15 Juni.
Pada tanggal 16 Mei, tim U19 Vietnam memainkan pertandingan pertama mereka selama kamp pelatihan di Jepang. Mereka menang 2-1 melawan tim U20 Universitas Shizuoka Sangyo. Pencetak gol untuk tim tuan rumah adalah Nguyen Trong Duc Vu dan Nguyen Thanh Vinh.
Pada tanggal 17 Mei, tim tersebut memainkan pertandingan ulang melawan tim U22 universitas ini. Tim U19 Vietnam menang 3-2, dengan gol dari Thien Phu, Van Bach, dan Quoc Khanh.
Menilai peluang tim U19 Vietnam di turnamen ini, pakar Phan Anh Tú percaya bahwa skuad U19 saat ini mampu bersaing memperebutkan gelar juara jika mereka mempertahankan konsistensi dan mengembangkan potensi penuh mereka. Penampilan yang baik di turnamen ini akan menjadi batu loncatan penting menuju kualifikasi U20 Asia.
Senada dengan pandangan tersebut, pakar Doan Minh Xuong meyakini bahwa Kejuaraan Asia Tenggara U19 2026 bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga "ujian" penting bagi masa depan sepak bola Vietnam.
Komentar (0)