
Selama bertahun-tahun, pengembangan kota pintar di Vietnam tidak hanya berfokus pada pusat data atau sistem kamera pengawasan, tetapi juga meluas ke teknologi baru yang mampu melakukan pengamatan fleksibel dan pengumpulan data secara real-time. Program percontohan Kepolisian Hanoi yang menggunakan UAV yang dikombinasikan dengan kecerdasan buatan untuk memantau keamanan dan ketertiban adalah contoh dari tren ini.
Sesuai rencana, pihak berwenang akan melakukan uji coba di area-area penting di distrik Hoan Kiem dan Tay Ho. Gambar dari UAV akan ditransmisikan langsung melalui infrastruktur 4G/5G ke Pusat Informasi Komando, yang berfungsi untuk memantau, mengarahkan, dan menangani situasi.
Berbeda dengan sistem kamera tetap, UAV memiliki keunggulan mobilitas, kemampuan untuk mengakses berbagai area dengan cepat, dan jangkauan pengamatan udara yang lebih luas. Hal ini memungkinkan pihak berwenang untuk memantau titik kemacetan lalu lintas, masalah ketertiban perkotaan, atau area dengan keramaian besar tanpa harus mengerahkan personel yang berlebihan di lokasi.
Perlu dicatat bahwa UAV tidak beroperasi secara independen tetapi terintegrasi dengan teknologi digital lainnya seperti AI, pemetaan digital GIS, dan pusat kendali cerdas. Kombinasi ini memungkinkan sistem untuk mendukung deteksi dini pelanggaran seperti penyerobotan jalan dan trotoar, parkir ilegal, pembuangan sampah yang tidak tepat, atau ancaman lain terhadap ketertiban dan keamanan publik.
Saat mendeteksi aktivitas yang tidak biasa, UAV dapat merekam gambar, video , koordinat, dan mengirimkan data secara real-time ke pusat komando. Informasi yang diperbarui dengan cepat ini membantu pihak berwenang mengembangkan rencana respons tepat waktu, sekaligus meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam inspeksi dan penanganan pelanggaran.
Sebenarnya, penerapan drone dalam manajemen lalu lintas bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Awal tahun ini, pada bulan April, polisi lalu lintas Hanoi menggunakan drone untuk memantau dan menangani kasus parkir ilegal di Jalan Nguyen Trai. Dengan banyaknya proyek konstruksi penting yang sedang berlangsung di jalan ini, yang mengakibatkan penyempitan jalur di beberapa lokasi, pengamatan dari udara sangat membantu pengaturan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Dari aplikasi awalnya di bidang transportasi, UAV secara bertahap meluas ke manajemen perkotaan dan keamanan publik. Ini adalah tren yang diadopsi oleh banyak negara untuk memanfaatkan keunggulan teknologi digital dalam tata kelola perkotaan modern.
Selain itu, data yang dikumpulkan oleh UAV dapat berkontribusi pada pembentukan basis data perkotaan untuk pengelolaan jangka panjang. Gambar, video, dan informasi lokasi yang disimpan dan dianalisis akan mendukung investigasi dan pelacakan bila diperlukan, serta membantu pihak berwenang mengidentifikasi kekurangan dalam infrastruktur atau pengaturan lalu lintas sehingga penyesuaian yang tepat dapat dilakukan.
Poin positif lainnya adalah bahwa semua UAV yang digunakan dalam uji coba tersebut diproduksi di dalam negeri. Hal ini memungkinkan unit operasi untuk lebih proaktif dalam menyesuaikan fitur sesuai dengan kebutuhan operasional, dan juga menunjukkan kemampuan teknologi perusahaan-perusahaan Vietnam di bidang kendaraan udara tak berawak.
Penggunaan UAV dalam pengelolaan perkotaan bukan hanya tentang menerapkan perangkat teknologi baru. Lebih penting lagi, ini adalah langkah maju dalam proses transformasi digital, menghubungkan data dari lapangan dengan sistem operasi terpusat, dan berkontribusi dalam membangun lingkungan perkotaan yang lebih aman, lebih beradab, dan lebih efisien bagi warga.
Sumber: https://daidoanket.vn/uav-ho-tro-quan-ly-do-thi-thong-minh.html







