Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) telah menjatuhkan sanksi terberat kepada Marcus Rashford menyusul kartu merah langsung yang diterimanya dalam pertandingan Liga Champions antara Copenhagen dan Manchester United.
Pada 24 November, UEFA mengumumkan bahwa Rashford hanya akan dilarang bermain satu pertandingan. Pengumuman tersebut menyatakan bahwa striker Manchester United itu hanya melakukan pelanggaran keras, bukan pelanggaran yang disengaja, terhadap Elias Jelert. Jika kartu merah langsung terjadi di Liga Premier, Rashford bisa dilarang bermain selama tiga pertandingan.
Musim ini, Rashford hanya mencetak satu gol dalam 16 pertandingan di semua kompetisi. Jumlah golnya menurun drastis dibandingkan dengan 30 gol dalam 56 pertandingan musim lalu, ketika ia berada di puncak performanya di Manchester United.
Wasit memberikan kartu merah langsung kepada Marcus Rashford selama pertandingan babak penyisihan grup Liga Champions antara Copenhagen dan Manchester United pada 8 November di Stadion Parken. Foto: Imago
Pada menit ke-42 pertandingan Copenhagen - Man Utd pada 8 November, Rashford gagal menghadang dan menginjak pergelangan kaki Jelert. Segera setelah itu, wasit Donatas Rumsas menunjukkan kartu merah langsung kepada pemain nomor 10 Man Utd tersebut. Bermain dengan sepuluh pemain membuat tim Inggris itu dirugikan. Dari keunggulan 2-0, Man Utd kebobolan gol peny equalizer di waktu tambahan babak pertama. Setelah jeda, Bruno Fernandes berhasil mengeksekusi penalti untuk menjadikan skor 3-2. Namun, keunggulan jumlah pemain tetap membantu Copenhagen mengamankan tiga poin. Pada menit ke-83 dan ke-87, Lukas Lerager dan Roony Bardghji masing-masing mencetak gol untuk memberikan kemenangan comeback 4-3 bagi tim Denmark tersebut.
Rashford akan absen dalam pertandingan tandang Manchester United melawan Galatasaray di Stadion Ali Sami Yen pada 29 November. Ia akan kembali bermain pada pertandingan terakhir fase grup melawan Bayern Munich pada 12 Desember.
Manchester United saat ini berada di posisi terbawah Grup A Liga Champions, dengan tiga poin dari empat pertandingan. Satu-satunya kemenangan mereka adalah melawan Copenhagen 1-0 di leg pertama, sementara mereka kalah dari Bayern 3-4, Galatasaray 2-3, dan Copenhagen di leg kedua.
Pada pertandingan berikutnya, kemenangan tandang melawan Galatasaray dapat membawa Man Utd naik ke posisi kedua. Setelah itu, mereka harus berjuang di kandang melawan Bayern, yang telah memastikan lolos ke babak selanjutnya sebagai juara grup. Finis di posisi ketiga grup akan membuat Man Utd turun ke Liga Europa. Finis di posisi terakhir akan membuat tim asuhan Erik Ten Hag tersingkir dari kompetisi Eropa.
Pada musim 2020-2021, Man Utd juga finis di posisi ketiga di grup Liga Champions mereka di belakang PSG dan Leipzig. Namun setelah terdegradasi ke Liga Europa, mereka mencapai final dan hanya kalah dari Villarreal melalui adu penalti.
Thanh Quy (menurut UEFA )
Tautan sumber







Komentar (0)