Menurut surat kabar Pravda, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengumumkan pada 24 Mei bahwa Kyiv menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB dan pertemuan Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) menyusul serangan udara skala besar Rusia.

"Masyarakat internasional perlu menanggapi agresor dengan tepat dan tegas. Jelas bahwa Rusia mencoba mengimbangi stagnasi di garis depan dengan serangan rudal yang meluas. Mitra Ukraina harus terus meningkatkan tekanan pada Rusia, memaksa mereka menuju perdamaian yang adil dan abadi," kata Sybiha.

HJE7UdhXMAArpq5.jpg
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto: X/@ZelenskyyUa