Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Semoga harapan Anda terpenuhi.

Linh Chau

Báo Quảng BìnhBáo Quảng Bình14/05/2025

(QBĐT) - Mei memiliki keindahan yang lembut namun menyentuh hati, tidak seperti bulan-bulan lain dalam setahun. Ini adalah periode transisi antara kesibukan dan ketenangan, antara permulaan dan perpisahan. Setiap kali Mei kembali, hatiku bergema dengan melodi yang berbisik, seperti lagu lama yang bergema dari ingatan, dengan lembut menyentuh sudut terdalam jiwaku dalam bunga-bunga merah menyala dari pohon flamboyan di halaman sekolah, dengungan jangkrik yang menandai datangnya musim panas, dan halaman-halaman buku tanda tangan yang ditulis terburu-buru, berisi mimpi yang tak terhitung jumlahnya, perasaan yang masih membekas, dan harapan untuk hari esok yang belum datang.
Aku telah menjalani begitu banyak tahun, melalui musim-musim cerah yang tak terhitung jumlahnya, musim-musim pohon flamboyan yang berbunga tak terhitung jumlahnya, dan semua waktu itu telah meresapiku dengan emosi manis yang membekas. Namun, setiap kali bulan Mei tiba, aku masih merasakan nostalgia dan kerinduan. Tampaknya bulan Mei memiliki daya tarik yang aneh, sesuatu yang sangat unik, yang membuat kita tak mampu menahan diri untuk menoleh ke belakang dan mengenang kembali momen-momen indah dalam hidup.
Gambar ilustrasi. Sumber: Internet
Gambar ilustrasi. Sumber: Internet
Bisakah kau merasakannya? Mei akan datang? Mei yang penuh sinar matahari, Mei yang berangin, Mei yang penuh hujan. Hujan pertama musim ini, lembut namun cukup untuk menghilangkan panas menyengat musim panas. Hujan jatuh di pohon-pohon flamboyan muda, membuat dedaunan hijau yang rimbun semakin segar. Pohon-pohon flamboyan mulai mekar dengan bunga merah yang cerah, seperti nyala api kecil di halaman sekolah, seperti mimpi-mimpi membara anak-anak sekolah. Hujan seolah menyatu dengan nyanyian anak-anak, mimpi mereka tentang masa depan, tentang hari-hari mendatang yang masih begitu jauh.
Bulan Mei juga merupakan musim perpisahan, musim kenangan manis tetapi juga penuh penyesalan. Musim mata berkaca-kaca, jabat tangan hangat antara sahabat karib. Hanya dalam beberapa minggu, pohon-pohon flamboyan akan tiba di depan pintu kelas, mengucapkan selamat tinggal kepada para siswa, mengucapkan selamat tinggal kepada masa muda yang polos dengan bunga-bunga merahnya yang semarak. Musim panas tiba, dan bersamanya, kelas-kelas terakhir berlalu, meninggalkan campuran perasaan rindu di hati setiap orang. Lagu-lagu perpisahan bergema, liriknya yang tulus dan menyentuh hati menenangkan suasana di bawah langit Mei.
Aku ingat, setiap kali tahun ajaran berakhir, aku masih bisa merasakan dengan jelas sore-sore cerah itu, ketika bel sekolah berbunyi, menandakan akhir pelajaran. Seluruh kelas bergegas ke halaman, mengobrol dan tertawa terbahak-bahak sambil berjalan, tawa mereka bergema di halaman yang disinari matahari... Aku berhenti di bawah pohon flamboyan tua di sudut halaman sekolah, mataku tertuju pada bunga-bunga merah menyala dari pohon flamboyan yang perlahan gugur. Angin sepoi-sepoi bertiup, membawa dengungan jangkrik dan aroma menyengat matahari, membuat hatiku tiba-tiba terasa sakit. Musim panas akan datang, artinya tahun ajaran akan segera berakhir, akan ada perpisahan, mungkin selamat tinggal pada meja dan kursi yang familiar, dan mungkin juga pada teman-teman yang telah bersamaku sepanjang masa sekolahku. Aku membungkuk, mengambil kelopak bunga pohon flamboyan yang jatuh, dan diam-diam menyelipkannya ke halaman terakhir buku catatanku, seolah ingin menyimpan sedikit kenangan musim panas, kenangan akan masa yang, sejauh apa pun aku pergi, tak akan pernah bisa kulupakan.
Maka, dedaunan hijau bergoyang di dahan-dahan pohon flamboyan muda, seolah memanggil datangnya musim panas, dan bunga-bunga pohon flamboyan bermekaran dengan cemerlang di halaman sekolah seperti nyala api kecil yang membakar hati setiap siswa. Dengungan jangkrik dari pepohonan menambah suasana meriah di ruang yang akrab ini. Pada saat itu, setiap orang membawa harapan baru untuk masa depan. Setiap pandangan, setiap langkah diarahkan ke depan, menuju mimpi dan aspirasi yang belum terwujud.
Bulan Mei bagaikan bisikan hangat, senyuman lembut di tengah hiruk pikuk kehidupan, mengingatkan kita untuk menghargai dan mensyukuri setiap momen, karena momen-momen ini akan menjadi bekal berharga untuk masa depan. Setiap kali pohon flamboyan berbunga, setiap bulan berlalu dengan tenang, harapan baru muncul di hatiku, seperti gelombang kecil yang lembut membelai jiwaku, meskipun mungkin tidak langsung terwujud. Namun, bulan Mei selalu membawa keyakinan teguh akan hari esok yang cerah, seperti cahaya hangat yang menyaring setiap sinar matahari.
Mimpi bukan hanya keinginan pribadi, tetapi juga keyakinan akan persahabatan sejati, cinta tanpa batas, dan hari-hari masa muda yang singkat. Oleh karena itu, tahun-tahun bukan hanya bulan-bulan penuh aspirasi dan keinginan membara, tetapi juga bulan-bulan penuh emosi yang manis, bergejolak, dan penuh harapan. Dan bahkan ketika tahun-tahun berlalu, kenangan-kenangan itu akan selamanya tetap menjadi bagian dari hati setiap orang, seperti nyala api hangat yang tak pernah padam, motivasi yang kuat untuk setiap langkah di jalan yang akan datang.

Sumber: https://baoquangbinh.vn/van-hoa/202505/uoc-vong-thang-nam-2226262/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Vietnam - Negara - Rakyatnya

Vietnam - Negara - Rakyatnya

Bangga dengan Vietnam

Bangga dengan Vietnam

Kehidupan sehari-hari dalam sebuah keluarga kecil dari kelompok etnis Dao Bertanduk di Mo Si San.

Kehidupan sehari-hari dalam sebuah keluarga kecil dari kelompok etnis Dao Bertanduk di Mo Si San.