![]() |
Ketidakpuasan Valverde terlihat jelas di wajahnya ketika ia diganti. |
Pada pagi hari tanggal 27 Juni, saat kekalahan 0-1 melawan Spanyol di pertandingan terakhir Grup H Piala Dunia 2026, Federico Valverde menjadi pusat perhatian ketika ia bereaksi dengan kekecewaan terhadap keputusan pergantian pemain yang dilakukan pelatih Marcelo Bielsa.
Pada menit ke-57, saat Uruguay tertinggal dan membutuhkan gol peny equalizer untuk menjaga harapan mereka lolos ke babak selanjutnya tetap hidup, Bielsa secara mengejutkan mengganti kapten Valverde dengan striker Federico Vinas. Gelandang Real Madrid itu menyerahkan ban kapten kepada Rodrigo Bentancur, berjabat tangan dengan rekan setimnya, dan langsung menuju area pemain cadangan tanpa melihat atau berbicara dengan Bielsa.
Kamera kemudian menangkap Valverde menggunakan bajunya untuk menutupi mulutnya sambil mengatakan sesuatu kepada rekan-rekan setimnya. Dia berulang kali berdiri, tampak kesal, sebelum ditenangkan oleh pemain lain dan dipindahkan ke tempat duduk yang jauh dari Bielsa. Meskipun tidak terjadi pertengkaran langsung, rekaman ini semakin memicu spekulasi tentang hubungan yang tegang antara keduanya.
Sebelumnya, pada 26 Juni, media Uruguay mengungkapkan bahwa Valverde termasuk di antara para pemain yang menuntut agar Bielsa mengubah metode kepelatihannya dan pendekatan taktisnya. Sebagai tanggapan, pelatih asal Argentina itu mengadakan pertemuan selama 48 menit untuk membela posisinya, yang semakin meningkatkan ketegangan di dalam tim.
![]() |
Valverde langsung berjalan ke bangku pemain cadangan tanpa memberi salam atau bahkan melirik pelatih Bielsa. |
Setelah pertandingan, legenda Diego Forlan juga mengungkapkan kebingungannya atas keputusan Bielsa. "Saya benar-benar bingung dengan keputusan itu. Saat mengejar skor melawan lawan yang kuat seperti Spanyol, pemain terakhir yang saya kira akan diganti adalah Federico Valverde. Dialah yang mendorong tim maju, muncul di setiap momen penting dan tampak seperti satu-satunya pemain yang mampu membuat perbedaan," komentar Forlan.
Mantan bintang Uruguay itu menekankan bahwa pelatih selalu layak dihormati atas keputusan sulit mereka, tetapi ia berpendapat bahwa mengganti Valverde justru melemahkan Uruguay alih-alih memperkuatnya.
Uruguay kemudian gagal mencetak gol melawan Spanyol dan menderita kekalahan 0-1 di pertandingan terakhir mereka, sehingga tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ini merupakan kejutan bagi perwakilan Amerika Selatan, karena sebelum turnamen, mereka dan Spanyol dianggap jauh lebih unggul daripada dua lawan grup mereka, Tanjung Verde dan Arab Saudi.
Sumber: https://znews.vn/valverde-noi-gian-khi-bi-thay-ra-giua-tran-thua-tay-ban-nha-post1663597.html


























































