Harga emas domestik
Tren harga emas domestik
Tren harga emas dunia
Harga emas global naik meskipun dolar AS menguat. Pada pukul 18.35, Indeks Dolar AS, yang mengukur fluktuasi dolar terhadap enam mata uang utama, berada di 106,232 poin (naik 0,14%).
Para ahli percaya bahwa harga emas masih menghadapi beberapa hambatan. Kekuatan dolar AS telah menurun dari puncaknya yang tercatat pada paruh kedua tahun 2022, tetapi masih mempertahankan posisinya. Dolar AS yang kuat merupakan kabar buruk bagi emas karena membuat biaya kepemilikan logam tersebut menjadi lebih mahal. Harga logam tersebut dinyatakan dalam USD, yang dapat memengaruhi permintaan asing. Akibatnya, ketika dolar menguat, harga emas cenderung turun.
Prospek dolar AS dianggap tidak dapat diprediksi dan sebagian besar bergantung pada apakah ekonomi AS memasuki resesi, seberapa cepat inflasi turun, dan tindakan Federal Reserve (FED).
Suku bunga juga memiliki hubungan terbalik dengan harga emas. Dengan suku bunga yang tetap tinggi—dan berpotensi naik—obligasi dan investasi pendapatan tetap merupakan alternatif yang menarik dibandingkan emas. Jika siklus kenaikan suku bunga berakhir, emas akan terus diuntungkan.
Namun, baru-baru ini, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan kekhawatiran bahwa ketidakpastian global akan memengaruhi kampanye anti-inflasi The Fed.
Ia juga membuka kemungkinan untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, karena keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bergantung pada situasi aktual. Jika The Fed terus memperketat kebijakan, pasar emas akan menghadapi tekanan.
Menurut World Gold Council, tahun 2022 merupakan tahun terkuat untuk konsumsi emas dalam lebih dari satu dekade. Tren ini berbalik pada tahun 2023, dengan permintaan emas pada kuartal pertama turun 13% dibandingkan tahun sebelumnya. Pembelian berkelanjutan oleh bank sentral di seluruh dunia tidak cukup untuk mengimbangi permintaan.
Saat ini, pasar memusatkan perhatiannya pada laporan PDB AS untuk kuartal ketiga, yang akan dirilis pada hari Kamis (26 Oktober). Indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) akan diterbitkan pada hari Jumat (27 Oktober), dan beberapa laporan ekonomi lainnya, khususnya pidato Presiden Bank Sentral Eropa Lagarde dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell.
Sumber







Komentar (0)