Gua Dich Long terletak di tengah Gunung Dich Long di Komune Gia Thanh, Distrik Gia Vien, Provinsi Ninh Binh . Di dalam gua tersebut terdapat sebuah kuil Buddha, sehingga penduduk setempat sering menyebutnya Pagoda Dich Long.
Gua ini terletak di tengah gunung. Berdiri di pintu masuk gua, Anda dapat mendengar suara angin seperti seruling. (Sumber: Vietnamnet) |
Tempat ini diberi gelar "Nam Thien De Tam Dong" (gua terindah ketiga di Selatan) oleh Raja Minh Mang saat tur pada tahun 1821.
Menurut catatan sejarah, pada tahun 1739, seorang penebang kayu mendaki gunung untuk menebang kayu dan menemukan gua ini. Di dalamnya terdapat banyak stalaktit yang menyerupai patung Buddha, sehingga ia mendirikan sebuah altar di sana. Pada tahun 1740, orang-orang mulai membangun sebuah kuil untuk memuja Buddha dengan nama "Nham Son Dong Co Am Tu" (yang berarti Pagoda Co Am dan Gua Nham Son).
Gua dan Pagoda Dich Long ditetapkan sebagai peninggalan sejarah dan budaya nasional pada tahun 1990. Kompleks peninggalan pemandangan ini meliputi rumah komunal batu (16 pilar batu monolitik), Kuil Ly Quoc Su (juga dikenal sebagai Saint Nguyen), Pagoda Ha, dan taman Buddha.
Halaman depan gua ini memiliki sebuah kuil untuk Dewi Alam Atas dan sebuah kuil untuk Bunda Suci. (Sumber: Vietnamnet) |
Untuk mencapai Gua Dich Long, dari kaki gunung, pengunjung harus menaiki 105 anak tangga batu untuk mencapai pintu masuk gua. Di depan gua, terdapat sebuah kuil untuk Dewi Alam Atas dan Bunda Suci.
Gua Dich Long mempunyai 2 area yang terbagi di pintu masuknya, yakni Gua Terang dan Gua Gelap, dengan stalaktit yang tak terhitung banyaknya dengan berbagai bentuk seperti patung Buddha, gajah yang sedang berlutut, singa, kuda, gajah yang sedang minum air dari tempayan, dan harimau yang sedang minum air dari tempayan.
Gua Dich Long memiliki 3 gua yang saling terhubung, sehingga saat berdiri di pintu masuk gua, pengunjung dapat mendengar suara angin yang berhembus bagaikan seruling.
Ada banyak kuil di dalam gua. (Sumber: Vietnamnet) |
Cerita rakyat menyebutnya seruling batu raksasa dan menamainya Dich Long ("Dich" berarti seruling, "Long" berarti angin).
Pagoda dan gua tersebut juga merupakan basis revolusi pada masa perang perlawanan terhadap Prancis, tempat penyimpanan senjata serta pabrik-pabrik senjata milik tentara dan rakyat kita diproduksi.
Di dalam gua juga terdapat prasasti batu berukir aksara Tionghoa. (Sumber: Vietnamnet) |
Ibu Nguyen Huong Lan, Wakil Kepala Departemen Kebudayaan dan Informasi distrik Gia Vien, mengatakan bahwa Pagoda Dich Long saat ini dikelola oleh Komite Rakyat komune Gia Thanh.
Saat ini, belum ada tempat wisata yang dibangun di daerah ini dan jumlah wisatawan yang datang tiap tahunnya pun tidak banyak, terutama wisatawan lokal.
Stalaktit menciptakan keindahan magis Dich Long. (Sumber: Vietnamnet) |
Setiap tahun, pada tanggal 6 dan 7 bulan ketiga kalender lunar, masyarakat kecamatan Gia Thanh mengadakan festival pagoda Dich Long untuk berdoa memohon perdamaian nasional, hasil panen yang baik, serta kehidupan yang sejahtera dan bahagia.
Sumber: https://baoquocte.vn/ve-ninh-binh-kham-pha-dong-dep-thu-3-troi-nam-284573.html
Komentar (0)