Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Keretakan hubungan antara Samsung dan Google

Alih-alih memilih Gemini, Samsung justru menggabungkan AI dari perusahaan rintisan baru ke dalam ponsel pintar Galaxy-nya. Ini bisa menjadi pertanda bahwa raksasa teknologi Korea Selatan itu ingin mengurangi ketergantungannya pada Google.

ZNewsZNews04/06/2025

Samsung secara aktif mencari aplikasi yang dapat menggantikan produk Google. Foto: Phone Arena .

Menurut Bloomberg , Samsung telah mencapai kesepakatan dengan Perplexity, membuka jalan untuk pra-instalasi aplikasi dan menjadikan chatbot AI ini sebagai asisten virtual default pada lini smartphone Galaxy, dimulai dengan Galaxy S26.

Selain itu, teknologi pencarian berbasis AI dari Perplexity terintegrasi ke dalam peramban internet Samsung. Asisten suara Bixby juga dapat menggabungkan AI dari mitranya.

Perplexity AI: 'Kuda hitam'

Diluncurkan pada tahun 2022, Perplexity adalah platform pencarian dan asisten AI yang berkembang pesat dan bersaing langsung dengan nama-nama yang lebih mapan seperti Google Search dan Microsoft Copilot. Perplexity AI memiliki aplikasi untuk Android dan iOS.

Yang perlu diperhatikan, asisten Perplexity tidak hanya menyediakan fungsi tanya jawab sederhana, tetapi juga menangani pertanyaan kompleks, menjawab pertanyaan lanjutan, dan secara langsung mengutip sumber dalam jawabannya—fitur yang menunjukkan transparansi konten dan membedakan Perplexity dari para pesaingnya.

Galaxy S26 co san Perplexity anh 1

Perplexity disukai karena akurasi dan transparansi kontennya. Foto: Shutterstock.

Perplexity semakin populer sebagai alternatif mesin pencari tradisional dan asisten kreatif, berkat akurasinya yang tinggi dan fokus pada data waktu nyata.

Niat Samsung

Jika kesepakatan ini terwujud, Samsung dapat memasang aplikasi Perplexity dan asisten virtualnya di ponsel Galaxy, mengintegrasikan mesin pencari tersebut ke dalam Samsung Internet, dan menyematkan beberapa teknologi langsung ke dalam Bixby.

Menurut Bloomberg , Samsung ingin menjadikan Perplexity sebagai "opsi asisten default" pada seri Galaxy S26. Belum jelas apakah asisten virtual Perplexity akan sepenuhnya menggantikan atau hanya melengkapi Bixby dan Google Assistant.

Ini bukan kali pertama Samsung memilih solusi dari pesaing Google. Pada tahun 2023, laporan menunjukkan bahwa Samsung mempertimbangkan untuk mengganti mesin pencari default pada perangkatnya dari Google ke Bing, yang menyebabkan Google panik.

Galaxy S26 co san Perplexity anh 2

Perplexity berpotensi menjadi asisten virtual bawaan pada ponsel pintar Galaxy. Foto: Android Central.

Kini, dengan Perplexity, Samsung tampaknya melanjutkan strateginya untuk mengeksplorasi solusi AI alternatif selain produk Google.

Ini tidak banyak menjelaskan tentang kemitraan "miliaran dolar" antara Samsung—produsen ponsel pintar Android terbesar di dunia—dan Google, raksasa teknologi di balik ekosistem Android. Namun, ini adalah tanda bahwa Samsung siap untuk perubahan.

Persaingan sengit

Samsung bukanlah produsen ponsel pintar pertama yang berniat memasang Perplexity secara pra-instal pada perangkatnya. Sebelumnya, Motorola meluncurkan seri Razr, yang mendukung empat asisten virtual: Google Gemini, Microsoft Copilot, Moto AI, dan Perplexity.

Galaxy S26 co san Perplexity anh 3

Google memperkenalkan fitur AI baru di acara I/O 2025. Foto: Google.

Sampai saat ini, Samsung telah mengambil pendekatan yang lebih ketat terhadap pengalaman perangkat lunak. Jika Perplexity menjadi bagian inti dari One UI, perusahaan perlu mengkomunikasikan dengan jelas perbedaan dan alasan di balik kehadiran AI ini pada ponsel pintar Galaxy.

Langkah Samsung ini terjadi di saat pasar AI sedang memanas. Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, para pengembang terus menambahkan fitur-fitur baru ke sistem mereka.

Google sedang meneliti berbagai fitur generatif yang canggih, termasuk hasil pencarian yang lebih cerdas, citra yang dihasilkan AI, dan alat interaktif untuk pembelajaran dan pemrograman. Terdapat dugaan bahwa upaya ini sebagian didorong oleh ancaman yang ditimbulkan oleh Samsung yang mencari solusi dari pesaingnya.

Bagi Samsung, masih belum jelas apakah mereka pada akhirnya akan mencapai kemajuan dengan Perplexity dan seberapa dalam mereka akan mengintegrasikan teknologi tersebut, tetapi ini bisa menandai titik balik penting dalam cara kerja AI pada perangkat Galaxy.

Sumber: https://znews.vn/vet-ran-nut-giua-samsung-va-google-post1558068.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mercusuar Mui Dien

Mercusuar Mui Dien

Rusia

Rusia

Pemandangan indah Vietnam

Pemandangan indah Vietnam