
Menurut Badan Asuransi Sosial (BHXH) Wilayah 22, per tanggal 30 Juni 2025, BHXH wilayah tersebut telah menandatangani kontrak asuransi kesehatan dengan 68 fasilitas pemeriksaan dan pengobatan kesehatan dan sedang dalam proses meninjau dan menandatangani kontrak baru dengan 4 fasilitas pemeriksaan dan pengobatan kesehatan lainnya.
Bapak Le Van Tien, Wakil Direktur Badan Asuransi Sosial Wilayah 22, menyatakan bahwa hak-hak peserta asuransi kesehatan semakin meluas dan terjamin dengan lebih baik, dan akses ke layanan pemeriksaan dan pengobatan medis yang ditanggung asuransi kesehatan menjadi lebih mudah. Masyarakat dapat mengakses fasilitas medis yang ditanggung asuransi kesehatan di dekat tempat tinggal mereka lebih awal, cepat, dan nyaman.
Ragam obat-obatan, bahan kimia, dan perlengkapan medis di fasilitas kesehatan semakin beragam, memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Layanan teknis di fasilitas kesehatan yang ditanggung asuransi kesehatan terus berkembang dan meningkat kualitasnya, dengan banyak layanan teknis baru yang terus diimplementasikan...
Badan Asuransi Sosial Wilayah 22 mengarahkan unit-unit di wilayah tersebut untuk memperkuat penyebaran informasi, konsultasi, dan penjelasan kebijakan asuransi kesehatan. Hal ini termasuk berfokus pada isi baru dan utama dari Undang-Undang Asuransi Kesehatan tahun 2024 yang telah diubah, yang akan berlaku mulai 1 Juli 2025.
Oleh karena itu, mulai Juli ini, masyarakat dapat menerima pemeriksaan dan perawatan medis di rumah, dari jarak jauh, dan dengan cakupan asuransi kesehatan, termasuk obat-obatan, perlengkapan medis, dan biaya transportasi yang wajar dalam kasus yang memerlukan rujukan darurat atau perawatan rawat inap. Ini dianggap sebagai langkah maju yang sangat manusiawi, terutama bagi para lansia, penderita penyakit kronis, penyandang disabilitas, atau penduduk di daerah terpencil.
Menurut peraturan baru, individu yang telah berpartisipasi dalam asuransi kesehatan selama 5 tahun berturut-turut akan mendapatkan seluruh biaya iurannya ditanggung oleh dana asuransi kesehatan (dalam lingkup manfaat mereka) jika jumlah iuran pada tahun tersebut melebihi 6 kali lipat dari tingkat referensi (14,04 juta VND).
Salah satu fitur baru yang sangat manusiawi adalah bahwa orang-orang dengan penyakit serius atau langka akan mendapatkan biaya pemeriksaan dan pengobatan medis mereka di fasilitas khusus yang sepenuhnya ditanggung oleh asuransi kesehatan, tanpa perlu melalui prosedur administratif rujukan seperti sebelumnya.
Perubahan ini membantu mengurangi ketidaknyamanan, mempersingkat waktu tunggu, meningkatkan efisiensi perawatan, dan memastikan manfaat maksimal bagi pasien dalam situasi yang paling sulit.
Selain itu, individu yang telah mendaftar untuk izin tinggal sementara selama 30 hari atau lebih di lokasi baru akan dapat menerima perawatan medis di tempat tinggal mereka saat ini tanpa harus kembali ke lokasi pendaftaran semula. Peraturan baru ini selaras dengan realitas migrasi saat ini untuk bekerja, belajar, dan berkarir, sekaligus sangat mempermudah akses tepat waktu dan layak ke layanan kesehatan.
Mulai bulan Juli mendatang, kelompok masyarakat yang lebih rentan juga akan didukung untuk berpartisipasi dalam asuransi kesehatan, seperti petugas kesehatan desa, pekerja paruh waktu di desa dan daerah pemukiman, seniman rakyat dan seniman terkemuka, serta korban perdagangan manusia.
Selain itu, banyak kelompok yang diberikan kartu asuransi kesehatan gratis sepenuhnya, seperti anggota milisi tetap, orang berusia 70-75 tahun dari keluarga miskin yang menerima tunjangan janda/duda bulanan, orang yang menerima tunjangan pensiun sosial, dan pekerja yang telah mencapai usia pensiun tetapi belum memenuhi syarat untuk menerima pensiun...
Selain perluasan manfaat, kebijakan asuransi kesehatan berbasis keluarga juga telah disesuaikan agar lebih fleksibel. Dengan demikian, jumlah kontribusi untuk setiap anggota rumah tangga akan secara bertahap berkurang seiring dengan jumlah peserta: orang kedua membayar 70% dari kontribusi orang pertama, orang ketiga membayar 60%, orang keempat 50%, dan mulai dari orang kelima dan seterusnya hanya 40%. Hal ini membantu mengurangi beban keuangan, terutama di daerah dengan kondisi sosial ekonomi yang sulit di mana keluarga besar perlu berpartisipasi dalam asuransi kesehatan.
Sumber: https://baodanang.vn/vi-quyen-loi-nguoi-dan-3265146.html






Komentar (0)