Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Menulis di tengah musim ujian

Meskipun ini adalah tahun terakhirnya di sekolah menengah atas, Tran Thach Khang, seorang siswa kelas 12A8 di Sekolah Menengah Atas Nguyen Van Thoai di komune Thoai Son, terus dengan tekun memupuk kecintaannya pada sastra.

Báo An GiangBáo An Giang29/03/2026

Tran Thach Khang (tengah) memenangkan hadiah pertama dalam kompetisi penulisan cerita pendek "Napas Tanah Aluvial". Foto: TUONG VI

Di usia 18 tahun, Khang menorehkan prestasi yang menggembirakan, membuka jalan yang menjanjikan dalam mengejar pendidikan.

Gairah saya berawal dari kecintaan membaca.

Bertemu Khang di upacara penghargaan kontes menulis cerita pendek "Napas Dataran Aluvial," yang diselenggarakan oleh Klub Penulis Muda An Giang , yang menarik perhatian saya adalah bahwa ia masih duduk di kelas 12 tetapi telah memenangkan hadiah pertama dengan karyanya "Lapisan Batu Waktu." Membaca karya ini, banyak yang sulit percaya bahwa penulisnya adalah seorang siswa kelas 12. Di setiap halaman, Khang menunjukkan gaya bercerita yang memikat, kosakata yang kaya, dan pengamatan kehidupan yang tajam, menciptakan karya yang penuh emosi. "Saya terkejut mengetahui bahwa saya memenangkan hadiah pertama. Ketika saya mengirimkan karya saya, saya hanya berpikir untuk mencoba dan berbagi cerita saya. Hasil ini membuat saya bahagia dan bangga, dan memberi saya lebih banyak motivasi untuk membaca lebih banyak, menulis lebih banyak, dan terus mengejar hasrat saya untuk menulis," ungkap Khang.

Menceritakan tentang kecintaannya pada sastra, Khang mengatakan bahwa hasratnya untuk menulis dimulai dari kecintaannya pada membaca sejak usia dini. Sementara teman-temannya menghabiskan waktu untuk kegiatan lain, Khang gemar membaca sejak sekolah dasar. Berkat kebiasaan membacanya yang luas, Khang memupuk mimpi untuk dapat bercerita melalui kata-kata, seperti para penulis yang dikaguminya. Ia berlatih menulis, mencatat ide-idenya sendiri, dan secara bertahap mengembangkan hasratnya.

Bagi Khang, menulis bukanlah beban, melainkan cara efektif untuk menghilangkan stres sepulang sekolah. Di waktu luangnya atau di akhir pekan, ia sering "melarikan diri" ke perpustakaan atau sudut kafe yang familiar untuk membaca dan menulis. Di tempat yang tenang itu, Khang membenamkan dirinya dalam dunia cerita, mencatat pikiran dan perasaannya melalui setiap halaman.

Menyeimbangkan studi dan hobi

Selain mencoba menulis prosa, Khang juga menulis puisi. Karya-karyanya sering memilih tema yang dekat dengan kehidupan dan kampung halamannya. Banyak puisi dan cerita menyebutkan tempat-tempat yang familiar seperti Gunung Sap, Danau Ong Thoai, dan situs bersejarah Oc Eo-Ba. Selain itu, Khang menulis tentang perasaan keluarga, persahabatan, dan kehidupan sekolah, mengungkapkan kasih sayang yang mendalam terhadap tanah kelahirannya dan emosi tulus tentang kehidupan di sekitarnya.

Selain memenangkan hadiah pertama dalam kontes menulis cerita pendek "Napas Dataran Aluvial," Khang juga memenangkan hadiah kedua dalam kontes menulis puisi tingkat sekolah "Aku Mencintai Sastra." Banyak karyanya telah diterbitkan di surat kabar dan majalah seperti Van Nghe Quan Doi (Seni dan Sastra Militer), Chieu Anh Cac (Chieu Anh Cac), Van Nghe TP. Ho Chi Minh (Seni dan Sastra Kota Ho Chi Minh ), dan Surat Kabar Dat Mui.

Meskipun sudah mendekati ujian kelulusan SMA tahun 2026, Khang masih meluangkan waktu untuk menulis, memanfaatkan setiap kesempatan untuk membaca lebih banyak buku dan menulis setiap kali ide baru muncul. Khang mengatakan bahwa mempertahankan kebiasaan menulis ini membantunya menyeimbangkan studi dan minat pribadinya, sekaligus memupuk mimpinya untuk mengejar karier sastra di masa depan. Di kamar Khang, sebuah sudut kecil dikhususkan untuk memajang buku, publikasi, penghargaan, dan buku catatan yang penuh dengan ide. Bagi Khang, ruang itu adalah lingkungan belajar sekaligus dunia kreatif, tempat tulisan dan emosinya tersimpan.

Khang percaya bahwa menulis bukan hanya hobi tetapi juga alat untuk memahami dunia di sekitarnya, berempati, dan mengenali nilai-nilai positif. Ia ingin cerita-ceritanya mencerminkan pengamatan yang tajam dan emosi yang tulus dalam hal-hal sederhana di sekitar kehidupan sekolah dan kampung halamannya. “Saya berharap dapat menulis berdasarkan apa yang benar-benar saya rasakan dan alami dari kehidupan. Saya ingin menceritakan kisah tentang kebaikan dan keindahan yang masih ada di sekitar saya,” kata Khang.

TUONG VI

Sumber: https://baoangiang.com.vn/viet-giua-mua-thi-a481004.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kerajinan sulaman tradisional wanita etnis Thailand.

Kerajinan sulaman tradisional wanita etnis Thailand.

Cinta seorang ibu

Cinta seorang ibu

Bocah di tepi tebing

Bocah di tepi tebing