Pada sore hari tanggal 2 April, dalam konferensi pers rutin Kementerian Luar Negeri , Juru Bicara Pham Thu Hang menjawab pertanyaan wartawan tentang sikap Vietnam terhadap dialog Kuba dengan AS dan situasi terkini di Kuba.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pham Thu Hang
FOTO: Kementerian Luar Negeri
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pham Thu Hang mengatakan bahwa Vietnam memantau situasi dengan saksama dan percaya bahwa Kuba akan mengatasi kesulitan dan tantangan yang dihadapinya saat ini.
"Vietnam menegaskan solidaritas dan persahabatan tradisionalnya dengan rakyat Kuba yang bersaudara dan secara konsisten mendukung resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyerukan pencabutan blokade dan embargo sepihak terhadap Kuba," tegas Ibu Pham Thu Hang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri menekankan: Vietnam menyambut dan mendukung Kuba dan Amerika Serikat untuk melakukan dialog guna menemukan solusi atas perbedaan dalam hubungan bilateral, berdasarkan penghormatan terhadap kemerdekaan, kedaulatan , integritas wilayah, dan prinsip-prinsip dasar hukum internasional.
"Vietnam berharap kedua belah pihak akan segera mencapai kesepahaman bersama untuk meningkatkan dan menormalisasi hubungan demi kesejahteraan rakyat kedua negara, serta demi perdamaian, kerja sama, stabilitas, dan pembangunan di kawasan dan dunia," kata Ibu Pham Thu Hang.
Sebelumnya, pada 13 Maret, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengumumkan bahwa para pejabat dari negaranya dan Amerika Serikat telah membahas penyelesaian perbedaan melalui dialog. Ia mengatakan bahwa pertukaran tersebut, "yang didorong oleh faktor-faktor internasional," juga berupaya menemukan bidang kerja sama untuk memastikan keamanan dan perdamaian bagi kedua negara dan kawasan tersebut.
Pada tanggal 25 Maret, presiden Kuba mengumumkan bahwa mantan pemimpin Raul Castro ikut serta dalam negosiasi dengan Amerika Serikat, dan bahwa diskusi ini masih dalam tahap awal.
Sumber: https://thanhnien.vn/viet-nam-ung-ho-cuba-my-doi-thoai-185260402172254132.htm








Komentar (0)