Pada hari Jumat, 22 Mei, pasar saham domestik terus menghadapi tekanan koreksi jangka pendek.
VN-Index dengan cepat merosot ke zona merah sejak menit-menit awal dan terus merosot sepanjang sesi pagi. Pada satu titik, tekanan jual mendorong indeks HoSE jatuh bebas sebesar 1.856,08 poin, setara dengan penurunan lebih dari 40 poin dibandingkan dengan level referensi.
Namun, skenario "pembalikan" yang sudah biasa terjadi pada sesi-sesi sebelumnya kembali muncul di sore hari. Aksi beli aktif pada level harga rendah membantu VN-Index secara bertahap mempersempit penurunan, mendorong grafik menuju angka 1.880 poin.
Namun, upaya pemulihan ini belum sepenuhnya berhasil. Tekanan dari saham-saham berkapitalisasi besar di menit-menit terakhir menyebabkan indeks berbalik arah dan mengalami penurunan.
Pada penutupan perdagangan, VN-Index turun 19,76 poin (setara dengan 1,04%), menjadi 1.877,13 poin. Demikian pula, keranjang VN30 juga mencatat penurunan 16,58 poin (-0,82%), menjadi 2.010,93 poin. Tren pasar di HoSE cenderung ke arah penjualan dengan 177 saham yang turun, 133 saham yang naik, dan 52 saham yang tidak berubah.
Faktor terbesar yang menghambat pasar hari ini adalah melemahnya saham-saham yang terkait dengan Vingroup secara luas. Tekanan jual yang terus-menerus mencegah saham-saham utama ini pulih hingga pasar tutup.
Secara spesifik, VHM anjlok tajam sebesar 3,8%, VRE kehilangan 3,4%, sementara "kakak besarnya" VIC juga turun 1% dan VPL sedikit menurun sebesar 0,1%. Penurunan pada grup Vingroup saja telah menghapus sejumlah poin yang signifikan, menghambat upaya pemulihan pasar secara keseluruhan.

Selain itu, sektor perbankan dan minyak dan gas juga gagal mencapai keseimbangan. Saham-saham besar di sektor minyak dan gas seperti PVD (-3,7%), BSR (-3,3%), GAS (-2,7%), dan PLX (-2,3%) semuanya mengalami penurunan. Sektor perbankan menunjukkan pergerakan yang beragam, tetapi pemain utama seperti VCB (-2,2%), BID (-1,8%), dan VPB (-0,7%) menambah bobot lebih lanjut pada indeks.
Namun, perkembangan yang paling mengkhawatirkan, dan juga hambatan terbesar bagi upaya VN-Index untuk membalikkan tren penurunan, adalah aksi jual bersih besar-besaran oleh investor asing. Statistik di bursa HoSE menunjukkan bahwa investor asing mencatat sesi penjualan yang memecahkan rekor.
Secara spesifik, kelompok ini hanya membeli senilai 1.791,56 miliar VND tetapi menjual sebanyak 5.029,83 miliar VND, yang setara dengan nilai jual bersih lebih dari 3.238 miliar VND. Pasokan besar-besaran dari investor asing membanjiri pasar, sehingga investor domestik, meskipun telah berupaya membeli pada harga terendah, tidak mampu menyerap semuanya.
Aspek paling positif dan patut diperhatikan dari gambaran pasar pada tanggal 22 Mei adalah terobosan kuat beberapa saham sektor setelah periode koreksi yang dalam, terutama sekuritas dan baja.
Meskipun VN-Index anjlok tajam, modal terus mengalir ke sektor sekuritas. Saham VND menjadi fokus perhatian, melonjak 6,7% dan menutup pekan di harga tertinggi 17.450 VND per saham.
Kabar positif ini dilaporkan berasal dari fakta bahwa Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh baru saja meminta departemen dan lembaga terkait untuk mempercepat penghapusan hambatan hukum, alokasi lahan untuk pembayaran kontrak BT, penyesuaian total investasi, dan pencairan modal untuk proyek pengendalian banjir senilai 10.000 miliar VND yang diinvestasikan oleh Trung Nam BT 1547 Co., Ltd. (thuộc Trung Nam Group).
Segera setelah berita ini, saham VND dari VNDirect Securities, unit yang menginvestasikan ribuan miliar dong dalam obligasi Trung Nam Group, langsung melonjak ke harga tertinggi 17.450 dong, dengan lebih dari 45 juta saham diperdagangkan; investor asing melakukan pembelian bersih sekitar 1,1 juta unit.
Saham-saham berkapitalisasi besar lainnya di sektor ini juga mencatatkan kenaikan yang mengesankan: SSI naik 1,7%, SHS naik 3,5%, FTS naik 3,4%, dan VCI naik 1,6%.

Investor terus-menerus merasa tegang selama sesi perdagangan yang bergejolak. (Gambar ilustrasi oleh AI)
Demikian pula, sektor baja juga menyaksikan kenaikan saham-saham berkapitalisasi menengah. Meskipun HPG mengalami koreksi tipis sebesar 0,8%, modal mengalir ke HSG, mendorongnya naik 3,3%, NKG meningkat 1,5%, dan VGS naik tipis 0,8%.
Pemulihan kedua sektor yang sensitif terhadap arus kas ini menunjukkan bahwa sentimen investor tidak sepenuhnya pesimistis dan mereka masih aktif mencari peluang di saham-saham yang telah mengalami diskon ke tingkat harga yang menarik.
Berkat masuknya modal ke saham-saham berkapitalisasi menengah dan kecil, Bursa Efek Hanoi mencatatkan kinerja yang jauh lebih optimis. Indeks HNX melawan tren pasar secara umum, ditutup naik 3,14 poin (+1,19%) pada 267,51 poin.
Likuiditas pasar tetap relatif positif, dengan lebih dari 846 juta saham berpindah tangan di HoSE, setara dengan nilai transaksi lebih dari 22.028 miliar VND.
Menurut para pengamat, perbedaan tajam antara saham di berbagai sektor, ditambah dengan tekanan jual yang terus berlanjut dari investor asing, menunjukkan bahwa pasar sedang mengalami ujian psikologis yang berat, sehingga membutuhkan kehati-hatian yang tinggi dalam manajemen risiko portofolio.
Sumber: https://nld.com.vn/vn-index-mat-gan-20-diem-mot-co-phieu-van-toa-sang-196260522152023423.htm








Komentar (0)