Setelah gagal menembus angka 1.900 poin pada sesi pagi tanggal 13 Januari, pasar saham Vietnam melonjak tajam pada sore hari, membantu VN-Index secara resmi melampaui ambang batas psikologis penting ini pada penutupan. Tepat di beberapa sesi pertama tahun baru, indeks terus mencapai level tertinggi baru di tengah masuknya modal besar-besaran ke pasar.
Pada penutupan perdagangan tanggal 13 Januari, VN-Index berada di 1.902,93 poin, naik 25,6 poin dari sesi sebelumnya. Di bursa lain, HNX-Index naik 0,97 poin menjadi 252,85 poin, sementara UPCOM-Index meningkat 0,79 poin menjadi 123,35 poin, menunjukkan tren positif yang menyebar di seluruh pasar.
Likuiditas pasar tetap tinggi, mencerminkan sentimen bullish yang jelas dari para investor. Total nilai perdagangan mencapai lebih dari 33.800 miliar VND, dengan bursa HOSE saja menyumbang sebagian besar. Kondisi pasar sangat menguntungkan pembeli, dengan 390 saham naik dan 42 mencapai harga tertinggi; sebaliknya, 339 saham turun dan 12 mencapai harga terendah.
Fokus sesi perdagangan terus tertuju pada sektor keuangan, khususnya saham-saham sekuritas. VIX melonjak 6,78%, mempertahankan momentum kenaikannya dengan likuiditas tinggi. Saham-saham seperti HCM (naik 5,59%), SSI (naik 0,92%), VND (naik 0,73%), dan SHS (naik 0,97%) juga diperdagangkan positif, memainkan peran penting dalam mendorong indeks ke atas.
Di sektor perbankan, kinerja jelas berbeda. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti VCB (naik 1,79%), BID (naik 3,55%), VPB (naik 0,99%), dan HDB (naik 0,89%) terus mendukung pasar. Sebaliknya, MBB (turun 2,3%), ACB (turun 2,35%), TCB (turun 1,71%), TPB (turun 1,65%), danSHB (turun 1,76%) menghadapi tekanan penurunan.
Sektor properti mencatat banyak tanda positif, dipimpin oleh saham-saham utama. VHM naik 2,92%, VIC naik 2,57%, dan VRE naik 2,91%, semuanya berkontribusi pada momentum kenaikan VN-Index. Terutama, sektor energi melonjak tajam karena modal spekulatif kembali. Banyak saham minyak dan gas mencapai batas atasnya atau mengalami kenaikan signifikan, seperti PVS (naik 10%), PLX (naik 6,96%), BSR (naik 6,89%), dan PVD (naik 6,87%).
Di sektor konsumen, MSN naik 0,89% dan VNM meningkat 0,96%, mempertahankan kenaikan positif, sementara MWG turun 0,46% dan FRT menghadapi tekanan penurunan. Sektor teknologi informasi diperdagangkan kurang positif, denganFPT turun 0,6%, berbeda dengan kenaikan VGI sebesar 4,19%.
Terkait transaksi investor asing, investor asing melakukan penjualan bersih sekitar 489 miliar VND di bursa HOSE. Saham-saham yang mengalami penjualan bersih signifikan antara lain GMD (267,9 miliar VND), SHB (184,1 miliar VND), VRE (136,9 miliar VND), ACB (134,5 miliar VND), dan STB (105 miliar VND). Sebaliknya, investor asing membeli bersih beberapa saham utama seperti VCB (510,3 miliar VND), VPB (201,5 miliar VND), BID (166,4 miliar VND), dan VIX (133,2 miliar VND), sehingga sebagian mengimbangi tekanan penjualan.
Fakta bahwa VN-Index secara resmi melampaui angka 1.900 poin menunjukkan bahwa tren kenaikan masih dominan dalam jangka pendek, dengan pendorong utama berasal dari arus masuk modal yang kuat dan kepemimpinan saham-saham unggulan (blue-chip).
Namun, perbedaan kinerja di berbagai sektor, bersamaan dengan aksi jual bersih oleh investor asing, menunjukkan bahwa pasar mungkin akan mengalami volatilitas dalam beberapa sesi mendatang.
Dengan indeks mencapai level tertinggi baru, investor kemungkinan akan terus memprioritaskan strategi saham selektif, berfokus pada sektor-sektor yang menarik modal dan memiliki fundamental yang kuat, daripada mengejar berbagai macam saham.
Sumber: https://vtv.vn/vn-index-vuot-1900-diem-100260113171426625.htm







Komentar (0)