![]() |
Arsene Wenger percaya bahwa hal paling menakjubkan tentang Messi bukanlah rekor-rekornya, melainkan kemampuannya untuk mempertahankan performa tingkat atas selama lebih dari dua dekade. |
Menyusul penampilan gemilang Lionel Messi dalam kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair di Piala Dunia 2026, banyak pujian diberikan kepada kapten juara dunia bertahan tersebut. Di antara pujian tersebut, komentar Arsene Wenger sangat menarik perhatian.
Menurut mantan manajer Arsenal itu, yang membedakan Messi bukanlah sekadar mencetak hat-trick atau memecahkan rekor lain. Wenger percaya nilai terbesar superstar Argentina itu terletak pada kemampuannya untuk mempertahankan performa tingkat atas selama lebih dari dua dekade.
"Apa yang kita saksikan hari ini melampaui rekor lainnya. Ini merupakan kelanjutan dari karier yang secara konsisten mendefinisikan ulang standar keunggulan dalam sepak bola," ujar Wenger.
Pelatih asal Prancis itu sangat terkesan dengan bagaimana Messi telah berubah dari waktu ke waktu. Menurutnya, sulit untuk mengatakan versi mana yang lebih baik: Messi muda dengan kemampuan menggiring bola yang eksplosif, atau Messi saat ini, yang mengendalikan permainan dengan pengalaman, kecerdasan, dan kesadaran situasional yang unggul.
"Sangat sedikit pemain yang terus berkembang seiring bertambahnya usia seperti Messi," tegas Wenger.
Dalam kemenangan melawan Aljazair, Messi mencetak ketiga gol untuk Argentina. Ini juga merupakan hat-trick pertamanya di Piala Dunia. Penampilan ini membantu superstar kelahiran 1987 itu terus menegaskan peran sentralnya dalam perjalanan tim Tango untuk mempertahankan gelar mereka.
Wenger juga menyoroti momen emosional Messi setelah gol keduanya. Menurutnya, itu mencerminkan perjalanan panjang bersama tim nasional Argentina, dari kegagalan dan kritik hingga hari mereka mencapai puncak sepak bola dunia di Qatar pada tahun 2022.
Sebagai penutup pernyataannya, Wenger menyatakan bahwa hal yang paling menakjubkan tentang Messi adalah ketahanannya. Empat tahun lalu, ia mengangkat trofi Piala Dunia bersama Argentina. Empat tahun kemudian, pada usia 38 tahun dan di Piala Dunia keenamnya, ia tetap menjadi pemain yang paling berpengaruh di lapangan.
"Itulah ciri khas pemain yang benar-benar abadi," simpul Wenger.
Sumber: https://znews.vn/wenger-messi-la-cau-thu-bat-tu-cua-bong-da-post1660521.html

























































