
Para pekerja di Instalasi Pengolahan Air Tien Loc memeriksa sistem katup di waduk air.
Menurut statistik dari Pusat Penyediaan Air dan Sanitasi Pedesaan Thanh Hoa , provinsi ini saat ini memiliki lebih dari 1.000 sistem penyediaan air terpusat, yang menyediakan air bersih bagi sekitar 65% penduduk pedesaan. Dari jumlah tersebut, sekitar 350 sistem didanai oleh anggaran negara, sedangkan sisanya dibangun melalui mobilisasi masyarakat dan organisasi sosial. Banyak dari sistem ini telah terbukti sangat efektif, secara signifikan meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat.
Salah satu contoh utamanya adalah bekas Instalasi Pengolahan Air Komune Hoang Xuan (sekarang Komune Hoang Phu). Instalasi ini, yang beroperasi sejak 2018, memiliki kapasitas desain 6.500 m³/hari, menyediakan pasokan air bersih yang stabil bagi ribuan rumah tangga di komune dan sekitarnya. Berkat instalasi dan jaringan pipa distribusi ini, penduduk tidak perlu lagi menggunakan air sumur seperti sebelumnya.
Bapak Nguyen Dinh Dung, seorang warga setempat, berbagi: "Sejak hadirnya air bersih melalui pipa, kehidupan sehari-hari menjadi jauh lebih nyaman, dan anak-anak kecil lebih jarang menderita penyakit usus."
Pengoperasian fasilitas ini telah membantu menyediakan pasokan air bersih yang stabil sepanjang tahun, sekaligus menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menutupi biaya operasional dan pemeliharaan, sehingga memastikan keberlanjutan operasional fasilitas tersebut.
Namun, di samping model operasi yang efektif, di banyak daerah pegunungan di provinsi ini, banyak sistem penyediaan air terpusat mengalami kerusakan, beroperasi secara tidak teratur, atau telah berhenti beroperasi sama sekali. Alasan utamanya adalah kurangnya unit manajemen dan operasi yang jelas; pendanaan yang tidak mencukupi untuk pemeliharaan rutin; teknologi dan sistem perpipaan yang tidak sesuai dengan medan; dan fakta bahwa masyarakat belum terbiasa menggunakan air keran, yang menyebabkan konsumsi rendah dan dana yang tidak mencukupi untuk menutupi biaya pemeliharaan.
Menghadapi situasi ini, Provinsi Thanh Hoa menerapkan berbagai solusi untuk meningkatkan efisiensi fasilitas air bersih. Salah satu pendekatan yang dianggap efektif adalah menggeser model pengelolaan dari "dewan pengelola tingkat kecamatan" ke model yang mempercayakan pengelolaan kepada unit-unit yang kompeten seperti koperasi jasa lingkungan, perusahaan penyedia air, atau kelompok koperasi. Model ini membantu mengelola dan mengoperasikan fasilitas secara lebih profesional, dengan tanggung jawab yang lebih besar dalam hal keuangan, teknologi, dan pemeliharaan rutin.
Trieu Son Clean Water Service Joint Stock Company adalah salah satu pelopor dalam model ini. Saat ini, perusahaan mengelola dan mengoperasikan 6 instalasi pengolahan air terpusat di wilayah tersebut, menyediakan pasokan air bersih yang stabil bagi puluhan ribu rumah tangga.
Bapak Nguyen Huy Nhan, direktur perusahaan, menyatakan: “Tanpa unit khusus untuk mengelolanya, banyak proyek akan cepat memburuk dan beroperasi secara tidak efisien. Mempercayakan pengelolaan kepada sebuah perusahaan memastikan standar teknis, operasi yang stabil, dan pendanaan pemeliharaan yang proaktif. Namun, untuk membuat model ini lebih efektif, diperlukan kebijakan dukungan investasi awal, terutama di daerah pegunungan di mana konsumsi rendah dan biaya investasi tinggi.”
Seiring dengan itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan air bersih telah diintensifkan. Pihak berwenang di semua tingkatan, berkoordinasi dengan sektor kesehatan dan berbagai organisasi, telah meluncurkan banyak kampanye komunikasi yang menyoroti manfaat penggunaan air bersih dan peningkatan sanitasi pedesaan, mendorong masyarakat untuk secara proaktif terhubung ke sistem dan membayar biaya yang diperlukan untuk memelihara infrastruktur. Banyak daerah telah menerapkan mekanisme untuk mensubsidi sebagian biaya sambungan awal bagi rumah tangga miskin dan hampir miskin, sehingga mendorong partisipasi mereka.
Provinsi ini juga secara aktif memobilisasi sumber daya sosial, mendorong bisnis untuk berpartisipasi dalam investasi pembangunan fasilitas air bersih melalui kemitraan publik-swasta (PPP) atau sepenuhnya melalui investasi swasta. Menurut Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup, Provinsi Thanh Hoa bertujuan untuk meningkatkan persentase penduduk pedesaan yang memiliki akses air bersih menjadi 75% selama periode 2021-2025, dengan setidaknya 50% menggunakan air yang memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan . Untuk mencapai tujuan ini, selain dana anggaran, provinsi ini berencana untuk memobilisasi ratusan miliar VND dari bisnis, organisasi internasional, dan masyarakat.
Untuk memastikan pengoperasian proyek penyediaan air yang efisien dan berkelanjutan, aspek teknis juga ditekankan. Proyek-proyek baru akan dirancang sesuai dengan kondisi medan dan populasi, dengan mempertimbangkan rencana operasional jangka panjang, menghindari investasi yang tersebar dan kurang memiliki potensi pemanfaatan. Pada saat yang sama, proyek-proyek yang sudah ada akan ditinjau dan dievaluasi untuk mengembangkan rencana peningkatan, perbaikan, atau pengubahan fungsi, guna mencegah kerusakan dan pemborosan.
Teks dan foto: Chi Pham
Sumber: https://baothanhhoa.vn/xay-dung-cac-cong-trinh-nuoc-sach-290292.htm






