Sehubungan dengan itu, Xiaomi secara resmi mengumumkan akan menghentikan pembaruan perangkat lunak untuk Xiaomi Pad 5 dan Redmi Note 11 Pro.
Belakangan ini, Xiaomi telah memperkenalkan banyak model ponsel dan tablet serta menjualnya dalam jumlah besar. Semua perangkat ini memiliki siklus hidup yang terbatas. Setelah beberapa waktu, Xiaomi akan berhenti menyediakan pembaruan perangkat lunak untuk beberapa perangkat. Keputusan ini disebut sebagai akhir siklus hidup atau tanda kematian bagi perangkat-perangkat tersebut.
Xiaomi Pad 5 muncul dalam daftar untuk beberapa varian regional: Taiwan, Turki, Rusia, Eropa, dan varian global; selain model Note 11 Pro, Redmi 10 2022 dan Redmi Note 10 JE juga terdaftar sebagai tidak lagi didukung. Artinya, ponsel-ponsel ini tidak akan menerima patch keamanan apa pun di masa mendatang.
Selain itu, dukungan perangkat lunak Poco X3 GT di Indonesia telah dihentikan, yang berarti ponsel tersebut tidak akan menerima pembaruan MIUI atau HyperOS, sistem operasi Android khusus milik Xiaomi.
Tidak menerima dukungan perangkat lunak dapat membuat perangkat rentan terhadap risiko keamanan. Kerentanan yang belum ditambal dapat dieksploitasi oleh pelaku kejahatan untuk mendapatkan akses tanpa izin ke data pengguna, mencuri kata sandi, atau bahkan memasang malware.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/xiaomi-pad-5-va-redmi-note-11-pro-bi-khai-tu.html
Komentar (0)