Yamal sekali lagi menunjukkan kemampuannya bersama tim nasional Spanyol. Foto: Reuters . |
Di kandang sendiri, Yamal mencetak gol pada menit ke-103. Penyerang Barcelona itu menerima bola dari Dean Huijsen, kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut atas gawang, membuat kiper Bart Verbruggen tidak memiliki kesempatan untuk menyelamatkannya.
Gol ini membantu Yamal mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang mencetak gol di Nations League (17 tahun dan 253 hari).
Dalam pertandingan terakhir, Yamal juga gagal mengeksekusi penalti Spanyol. Namun, tim asuhan pelatih Luis de la Fuente tetap lolos karena para pemain Belanda gagal mengeksekusi dua penalti (Noa Lang, Donyell Malen). Pada akhirnya, Spanyol menang 5-4 melalui adu penalti.
Di Nations League, Yamal hanya mencetak 1 gol dalam 2 penampilan. Jika kita mempertimbangkan level klub dan tim nasional, penyerang Barcelona ini telah mencetak 3 gol dan memberikan 1 assist dalam 4 pertandingan terakhirnya.
Pada 19 Maret, Yamal mengejutkan semua orang dengan mengumumkan bahwa ia akan berpuasa selama Ramadan. Keputusan juara Euro itu berakar dari hubungannya yang dekat dengan neneknya, Fatima, yang sedang berziarah ke Mekah. "Saya percaya saya cukup sehat untuk berpuasa," kata Yamal.
Untuk mendukung Yamal, tim nutrisi Barcelona dan tim nasional Spanyol akan membuat diet khusus selama Ramadan. Bintang muda Spanyol itu akan berpuasa dari matahari terbit hingga matahari terbenam.
Setelah pertandingan melawan Belanda, Yamal akan bergabung kembali dengan Barcelona untuk mempersiapkan diri menghadapi laga melawan Osasuna pada 28 Maret di La Liga.






Komentar (0)