- 1. Kacang polong kaya akan nutrisi dan antioksidan.
- 2. Pengendalian gula darah
- 3. Meningkatkan pencernaan
- 4. Melindungi kesehatan kardiovaskular
- 5. Sumber protein nabati yang ideal untuk fisik yang prima.
Berikut beberapa alasan mengapa orang harus mempertimbangkan untuk menambahkan kacang polong ke dalam menu mingguan mereka:
1. Kacang polong kaya akan nutrisi dan antioksidan.
Meskipun ukurannya kecil, kacang polong memiliki profil nutrisi yang luar biasa. 100g kacang polong rebus menyediakan sekitar 5g protein, sedangkan kacang polong kering mengandung hampir 8g per 100g. Kacang polong juga menyediakan vitamin A, C, dan K dalam jumlah yang signifikan, serta mineral penting seperti zat besi, folat, dan mangan.
Secara khusus, warna hijau kacang polong berasal dari kandungan antioksidannya yang tinggi, termasuk flavonoid, karotenoid (seperti lutein dan zeaxanthin), dan polifenol. Senyawa-senyawa ini bertindak sebagai perisai yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, meminimalkan peradangan kronis, dan memperlambat proses penuaan dari dalam.

Kacang polong merupakan sumber nutrisi yang penting bagi tubuh.
2. Pengendalian gula darah
Bagi mereka yang perlu mengelola kadar gula darah, kacang polong merupakan pilihan makanan alami dan efektif karena indeks glikemiknya (GI) yang relatif rendah. Hal ini karena kacang polong kaya akan serat dan protein – dua komponen kunci yang memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat.
Mengonsumsi kacang polong membantu melepaskan energi secara perlahan, sehingga menjaga kadar insulin dalam tubuh tetap stabil.
3. Meningkatkan pencernaan
Kandungan serat yang tinggi pada kacang polong merupakan sumber makanan berharga bagi bakteri baik dalam usus (prebiotik). 100g kacang polong yang dimasak menyediakan lebih dari 6g serat, sedangkan kacang polong kering menyediakan lebih banyak lagi (sekitar 8g serat per 100g).
Serat larut : Membantu melunakkan tinja, mencegah sembelit, dan mendukung kelancaran buang air besar.
Serat tidak larut: Menutrisi mikrobioma usus yang sehat, sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan, karena sebagian besar kemampuan tubuh melawan penyakit ditentukan oleh sistem pencernaan.
Namun, karena kandungan seratnya yang tinggi, beberapa orang mungkin mengalami kembung saat mengonsumsi banyak kacang polong.
4. Melindungi kesehatan kardiovaskular
Diet yang kaya akan kacang polong merupakan solusi yang baik untuk jantung.
Mineral yang baik untuk jantung: Kandungan kalium, magnesium, dan kalsium dalam kacang-kacangan ini membantu mengatur tekanan darah dan mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah.
Menurunkan kolesterol: Serat larut dapat mengikat kolesterol jahat (LDL) dalam sistem pencernaan dan menghilangkannya, sehingga mencegah penumpukan plak aterosklerotik.
Sifat anti-inflamasi: Asam amino dan antioksidan dalam kacang-kacangan membantu melindungi lapisan endotel pembuluh darah, mengurangi risiko stroke dan penyakit kardiovaskular serius lainnya.
5. Sumber protein nabati yang ideal untuk fisik yang prima.
Jika Anda mencari sumber protein sehat untuk mengontrol berat badan atau mengikuti diet rendah karbohidrat, kacang polong adalah pilihan yang sangat baik.
Protein dalam kacang polong, dikombinasikan dengan serat, menciptakan rasa kenyang, menekan hormon peningkat nafsu makan seperti ghrelin. Ini membantu Anda mengontrol asupan kalori dengan mudah tanpa merasa lelah, mendukung pengencangan otot, dan menjaga bentuk tubuh yang ramping.
Perlu diingat bahwa kacang polong mengandung senyawa yang disebut antinutrien, yang mengurangi jumlah zat besi dan mineral lain yang diserap tubuh dari tumbuhan. Kadar antinutrien tertinggi ditemukan pada kacang polong mentah. Merendam dan memasak kacang polong akan mengurangi antinutrien ini.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/5-ly-do-nen-an-dau-ha-lan-169260527150516426.htm







Komentar (0)