Saya makan jeruk setiap pagi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperbaiki kulit saya, tetapi akhir-akhir ini saya mengalami mulas dan ketidaknyamanan perut setelah memakannya. Siapa yang sebaiknya mengonsumsi buah ini, dan siapa yang harus berhati-hati? Mohon sarannya! (Minh An - Hanoi )

Dr. Pham Viet Hoang, mantan Wakil Direktur Rumah Sakit Tue Tinh (Hanoi), memberikan saran:

Jeruk bukan hanya buah yang familiar, tetapi juga dianggap sebagai sumber nutrisi alami yang dapat meningkatkan kesehatan jika dikonsumsi dengan tepat. Segelas jus jeruk segar (sekitar 240 ml) mengandung sekitar 112 kalori, 2 g protein, hampir tanpa lemak, 26 g karbohidrat, dan sekitar 21 g gula alami. Secara khusus, jeruk kaya akan vitamin C, kalium, asam folat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Berdasarkan nilai gizi di atas, kelompok orang berikut ini sebaiknya menambahkan jeruk atau jus jeruk ke dalam diet harian mereka:

1. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah

Jeruk terkenal karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi. Hanya satu gelas jus jeruk sudah menyediakan hampir 100% kebutuhan vitamin C harian tubuh. Antioksidan kuat ini meningkatkan kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan bakteri dan virus, terutama bermanfaat selama perubahan musim atau saat merasa lelah. Vitamin C dalam jeruk juga mengurangi peradangan dan membantu tubuh pulih lebih cepat setelah sakit.

2. Orang yang sering stres dan kurang tidur.