
Berbeda dengan destinasi wisata yang ramai, benteng-benteng ini menarik pengunjung dengan keindahan alaminya, kisah-kisah sejarah yang melegenda, dan perasaan seperti melangkah ke dunia lain, di mana semilir angin laut, bebatuan kuno, dan jejak-jejak kekaisaran Maratha masih terasa sangat dekat.
Bagi mereka yang menyukai eksplorasi dan menikmati penemuan rute-rute yang kurang dikenal, berikut adalah 5 benteng yang layak dikunjungi saat Anda datang ke negara dengan populasi terbesar di dunia.
Benteng Arnala - "penjaga" Laut Arab
Di lepas pantai Virar di Palghar, benteng Arnala muncul dari laut seperti adegan dalam film.
Perjalanan ke sini juga penuh petualangan, karena pengunjung harus menaiki perahu nelayan kecil dari desa Arnala untuk menerjang ombak dan mencapai benteng.
Saat kapal berlabuh, kami disambut oleh tembok kota yang ditutupi lumut, halaman yang ditumbuhi tanaman liar, dan suara semilir angin laut yang berdesir melalui jalan setapak kuno.
Arnala adalah bekas lokasi militer . Tempat ini menawarkan suasana tenang yang sangat istimewa, seolah waktu telah melambat di tengah samudra.
Ini adalah destinasi sempurna bagi mereka yang mencari pengalaman berbeda, jauh dari hiruk pikuk kota besar.
Pengunjung dapat naik kereta lokal di Jalur Kereta Api Barat ke Virar, kemudian naik becak ke desa Arnala dan menyewa perahu ke benteng. Jaraknya sekitar 70 km dari Mumbai, sehingga ideal untuk perjalanan singkat akhir pekan.

Benteng Salher - surga bagi penggemar trekking.
Terletak di distrik Nashik, Salher dianggap sebagai benteng tertinggi di negara bagian Maharashtra dan tujuan trekking populer bagi para penggemar pendakian gunung.
Pendakian ke puncak memakan waktu sekitar 3-4 jam, mengikuti tangga batu yang diukir di sisi gunung. Semakin tinggi Anda mendaki, semakin luas pemandangannya, dengan lembah dan pegunungan membentang hingga kejauhan.
Yang membuat Salher istimewa adalah karena tempat ini merupakan bagian dari Situs Warisan Militer Maratha yang diakui UNESCO di India.
Di atas benteng, kuil-kuil kuno dan sisa-sisa pertahanan masih berdiri, menunjukkan kehebatan militer Kekaisaran Maratha yang luar biasa.
Setelah pendakian gunung yang melelahkan, hadiah bagi pengunjung adalah pemandangan pegunungan Maharashtra yang menakjubkan dalam hembusan angin sejuk dari puncak.
Dari Nashik, pengunjung dapat berkendara ke desa Salher melalui Satana untuk memulai perjalanan trekking mereka. Jarak dari Mumbai ke Salher kurang lebih 280 km.

Benteng Kandhar - keindahan gurun di wilayah Deccan.
Berbeda dengan benteng-benteng pegunungan di Maharashtra, Kandahar memiliki penampilan yang khas sebagai benteng gurun.
Terletak di dekat kota Nanded, bangunan ini memukau dengan dinding batunya yang masif, parit yang lebar, dan lengkungan kuno. Di bawah terik matahari Deccan, seluruh benteng tampak suram dan megah.
Berjalan di tengah kolam yang tenang dan jalan setapak berbatu, pengunjung merasa seolah-olah mereka telah memasuki film sejarah. Ruangannya yang luas, namun dengan sedikit turis, menjadikannya sangat cocok bagi mereka yang lebih suka menjelajahi warisan budaya dengan kecepatan yang lambat dan pribadi.
Kandhar berjarak sekitar 30 km dari Nanded dan dapat dengan mudah dijangkau dengan mobil atau bus umum.

Benteng Naldurg - sebuah mahakarya arsitektur di musim hujan.
Jika Anda menyukai bangunan kuno berskala besar, Naldurg adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Terletak di distrik Dharashik, benteng ini membentang hampir 100 hektar dan memiliki sistem tembok, gerbang batu, dan koridor panjang yang mengesankan.
Fitur yang paling mencolok di sini adalah Pani Mahal – sebuah struktur yang dibangun untuk berintegrasi dengan sistem bendungan.
Selama musim hujan, air terjun yang berundak membentuk "tirai air" alami yang mengelilingi benteng, menciptakan pemandangan yang megah dan puitis.
Ini juga waktu terbaik untuk mengunjungi Naldurg, ketika warna batu kuno berpadu dengan hijaunya alam dan suara air mengalir bergema di seluruh situs.
Benteng ini terletak di jalan raya Solapur-Hyderham, sekitar 20 km dari Dharashik, dan cukup mudah dijangkau melalui jalan darat.

Benteng Khanderi - sebuah landmark maritim di tengah samudra.
Di lepas pantai Alibaug, Benteng Khanderi berdiri tenang di Laut Arab berdampingan dengan benteng "saudaranya", Underi. Dinding batunya yang lapuk dimakan waktu, suara deburan ombak, dan mercusuar yang berdiri sendirian menciptakan pemandangan yang liar sekaligus puitis.
Khanderi juga merupakan bagian dari Warisan Militer Maratha yang diakui UNESCO, yang mencerminkan kehebatan maritim dan rekayasa kekaisaran yang pernah mendominasi Hindia Barat. Saat ini, tempat ini telah menjadi destinasi menarik bagi mereka yang menikmati wisata pantai yang dipadukan dengan penjelajahan sejarah.
Dari Mumbai, pengunjung dapat menaiki feri dari Gateway of India ke Mandwa atau melakukan perjalanan darat ke Alibaug. Dari sana, mereka dapat melanjutkan ke desa Thal atau Kihim untuk menyewa perahu ke benteng, tergantung pada kondisi pasang surut dan cuaca laut.
Ada destinasi yang tidak membutuhkan lampu-lampu mencolok atau kampanye iklan yang mewah untuk menarik perhatian.
Benteng-benteng kuno Maharashtra memikat justru karena ketenangan dan kedalaman sejarah yang mereka simpan.
Setiap tembok batu, setiap jalan beraspal kuno, atau setiap perjalanan perahu ke laut membangkitkan perasaan seperti melangkah melalui pintu menuju masa lalu. Dan bagi para pelancong yang gemar berpetualang, ini mungkin merupakan pengalaman paling berkesan dalam perjalanan mereka.
Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/5-phao-dai-co-doc-dao-o-an-do-danh-cho-nhung-tam-hon-me-kham-pha-230668.html









Komentar (0)