Sakit tenggorokan adalah gejala umum, terutama saat cuaca berubah, tubuh melemah, bekerja di lingkungan ber-AC dalam waktu lama, atau setelah infeksi saluran pernapasan atas. Menurut pengobatan tradisional, sakit tenggorokan sering dikaitkan dengan kondisi seperti angin-panas yang menyerang paru-paru, kekurangan yin paru-paru, stagnasi racun panas, atau limpa dan lambung yang lemah menghasilkan dahak-panas.
- 1. Bubur bawang bombai dan daun perilla – meredakan gejala akibat angin dan menenangkan sakit tenggorokan pada tahap awal.
- 2. Rebusan Ophiopogon japonicus, Adenophora stricta, dan akar licorice: Menyehatkan yin, meredakan sakit tenggorokan.
- 3. Sup buah pir dan umbi bunga lili – membersihkan paru-paru, mengurangi peradangan sakit tenggorokan.
- 4. Teh madu-lemon-jahe: meredakan sakit tenggorokan dan memiliki sifat anti-inflamasi ringan.
- 5. Teh akar manis – menenangkan tenggorokan, mengurangi peradangan.
- 6. Bubur telur ayam dengan daun bawang, meredakan sakit tenggorokan, menyehatkan paru-paru.
Berikut beberapa hidangan dan pengobatan yang mudah disiapkan dan umum digunakan untuk meredakan sakit tenggorokan secara efektif:
1. Bubur bawang bombai dan daun perilla – meredakan gejala akibat angin dan menenangkan sakit tenggorokan pada tahap awal.
Bahan-bahan: 50–70 g beras putih, 3–5 batang daun bawang, segenggam kecil daun perilla segar, 2–3 iris jahe segar, dan bumbu secukupnya.
Instruksi: Cuci beras hingga bersih dan masak hingga menjadi bubur encer. Setelah bubur matang, masukkan jahe yang sudah dihaluskan terlebih dahulu, lalu tambahkan daun bawang cincang dan daun perilla. Masak selama 2-3 menit lagi, lalu matikan api. Santap selagi bubur masih hangat. Dapat dikonsumsi 1-2 kali sehari.
Kegunaan: Menurut pengobatan tradisional, bawang bombai, daun perilla, dan jahe semuanya memiliki efek menghilangkan angin dan dingin, membersihkan saluran hidung, dan meredakan gejala luar, membantu mengurangi pembengkakan, nyeri, dan sakit tenggorokan pada tahap awal faringitis dan pilek. Bubur ini sangat cocok untuk orang yang sakit tenggorokan disertai menggigil, suara serak ringan, dan pilek, membantu menghangatkan tenggorokan dan dengan cepat meredakan ketidaknyamanan.

Bubur nasi dengan daun bawang dan daun perilla membantu meredakan sakit tenggorokan.
2. Rebusan Ophiopogon japonicus, Adenophora stricta, dan akar licorice: Menyehatkan yin, meredakan sakit tenggorokan.
Bahan-bahan: Ophiopogon japonicus 12–16 g, Adenophora stricta (Utara atau Selatan) 10–12 g, Glycyrrhiza glabra 4 g, air 600–800 ml.
Petunjuk: Cuci bersih semua herba, masukkan semuanya ke dalam panci, tambahkan air, dan rebus dengan api kecil selama sekitar 20-25 menit; saring dan minum cairan hangatnya, bagi menjadi 2-3 porsi sepanjang hari; ini dapat digunakan terus menerus selama 3-5 hari.
Kegunaan: Menurut pengobatan tradisional, Ophiopogon japonicus dan Adenophora stricta sama-sama menyehatkan yin, membersihkan paru-paru, dan menghasilkan cairan tubuh, membantu menenangkan selaput lendir tenggorokan, mengurangi kekeringan, sensasi terbakar di tenggorokan, dan nyeri saat menelan. Akar manis berperan dalam menyeimbangkan bagian tengah tubuh, mengurangi peradangan, menenangkan tenggorokan, dan mengatur bahan-bahan lainnya. Formula ini sangat cocok untuk penderita faringitis kronis, sakit tenggorokan yang terus-menerus, suara serak, mereka yang banyak berbicara, dan mereka yang bekerja di lingkungan yang kering atau ber-AC.

Ophiopogon japonicus membantu menenangkan selaput lendir tenggorokan.
3. Sup buah pir dan umbi bunga lili – membersihkan paru-paru, mengurangi peradangan sakit tenggorokan.
Bahan-bahan: 1 buah pir segar, 15g umbi bunga lili kering, gula batu secukupnya.
Instruksi: Kupas buah pir, buang intinya, dan potong menjadi potongan kecil; cuci umbi bunga lili dan rendam hingga lunak; masukkan semuanya ke dalam panci, tambahkan air secukupnya, dan rebus dengan api kecil selama sekitar 20-25 menit; konsumsi bagian padat dan cairnya, sekali sehari.
Kegunaan: Menurut pengobatan tradisional, buah pir memiliki efek meredakan panas, melembapkan paru-paru, dan menghasilkan cairan; umbi bunga lili membantu menyehatkan paru-paru, mengurangi batuk, dan memiliki efek menenangkan yang ringan. Sup ini cocok untuk orang yang mengalami sakit tenggorokan akibat panas, tenggorokan merah dan kering, serta haus.

Umbi bunga lili membantu menyehatkan paru-paru dan mengurangi batuk.
4. Teh madu-lemon-jahe: meredakan sakit tenggorokan dan memiliki sifat anti-inflamasi ringan.
Bahan-bahan: 1–2 sendok makan madu murni, 3–5 iris jahe segar, ½ buah lemon segar, 200 ml air hangat.
Petunjuk: Hancurkan jahe dan seduh dalam air mendidih selama 5–7 menit. Saat air masih hangat (jangan terlalu panas), tambahkan madu dan jus lemon, aduk rata, dan minum sedikit demi sedikit, 1–2 kali sehari.
Kegunaan: Madu menenangkan tenggorokan dan mengurangi peradangan; jahe menghangatkan tubuh, menghilangkan flu, dan meredakan nyeri; lemon memberikan dukungan antibakteri ringan.

Teh madu, lemon, dan jahe membantu menenangkan lapisan tenggorokan.
5. Teh akar manis – menenangkan tenggorokan, mengurangi peradangan.
Bahan-bahan: 4–6 g akar licorice, 300 ml air mendidih.
Petunjuk: Cuci akar licorice hingga bersih, seduh dalam air mendidih selama 10-15 menit, dan minum sepanjang hari sebagai pengganti teh; jangan digunakan lebih dari 1-2 hari berturut-turut.
Kegunaan: Akar manis memiliki efek meredakan panas, mendetoksifikasi, melembapkan paru-paru, dan meredakan sakit tenggorokan; penggunaannya harus dalam dosis yang tepat dan penggunaan berlebihan harus dihindari, terutama pada orang dengan tekanan darah tinggi.

Teh akar manis membantu meredakan sakit tenggorokan.
6. Bubur telur ayam dengan daun bawang, meredakan sakit tenggorokan, menyehatkan paru-paru.
Bahan-bahan: 50g beras putih, 1 butir telur ayam, segenggam kecil daun bawang segar, bumbu secukupnya.
Instruksi: Masak bubur hingga encer. Setelah bubur matang, pecahkan sebutir telur ke dalamnya dan aduk rata. Tambahkan daun bawang cincang, masak selama 1-2 menit lagi, lalu matikan api. Sajikan selagi hangat, sekali sehari.
Kegunaan: Daun bawang memiliki efek menghangatkan paru-paru dan menghilangkan hawa dingin, sedangkan telur ayam bergizi dan membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Bubur ini cocok untuk penderita sakit tenggorokan yang disertai kelelahan dan kesehatan yang lemah, membantu meredakan nyeri dan sekaligus menyehatkan tubuh.

Daun bawang memiliki khasiat menghangatkan paru-paru dan menghilangkan hawa dingin, dan jika dikombinasikan dengan telur ayam, dapat membantu meredakan sakit tenggorokan.
Masakan dan pengobatan yang disebutkan di atas tidak hanya efektif meredakan sakit tenggorokan tetapi juga membantu mengatur tubuh, meningkatkan kekebalan, dan membatasi kekambuhan. Namun, perlu memilih pengobatan dan masakan yang sesuai dengan penyebab dan jenis penyakit, serta menghindari penggunaan berlebihan. Dalam kasus sakit tenggorokan yang berkepanjangan, demam tinggi, atau gejala parah, pasien harus menemui dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Lihat artikel trending lainnya:
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/6-mon-an-bai-thuoc-giup-giam-dau-hong-169260202104820219.htm







