
Komite Pusat Asosiasi Lansia Vietnam, berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, menyelenggarakan program kemanusiaan "Mata Cerah untuk Lansia" untuk periode 2025-2028. - Foto: VGP
Dalam rangka peringatan ke-85 Hari Lansia Tradisional Vietnam (6 Juni 1941 - 6 Juni 2026), Komite Pusat Asosiasi Lansia Vietnam, berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan beberapa unit lainnya, menyelenggarakan program kemanusiaan "Mata Cerah untuk Lansia" untuk periode 2025-2028.
Program ini bertujuan untuk mempromosikan penyebaran pedoman Partai dan kebijakan serta hukum Negara tentang perawatan, perlindungan, dan peningkatan peran lansia, sekaligus meningkatkan kesadaran di semua tingkatan, sektor, dan masyarakat secara keseluruhan tentang perawatan kesehatan secara umum dan kesehatan mata secara khusus bagi lansia.
Kebutaan akibat katarak terutama menyerang orang lanjut usia karena penyakit ini terdeteksi terlambat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa lebih dari 43 juta orang buta dan 295 juta orang mengalami gangguan penglihatan sedang hingga berat, dengan sekitar 80% penyebabnya dapat dicegah atau diobati.
Hal ini semakin menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan perawatan mata bagi para lansia dalam konteks populasi lansia yang meningkat pesat di negara kita.
Melalui koordinasi erat antara Asosiasi Lansia Vietnam dan sektor kesehatan, rumah sakit mata khusus, organisasi, bisnis, dan filantropis, jutaan lansia telah menerima informasi, nasihat, dan pemeriksaan penyakit mata; banyak lansia dalam keadaan sulit telah menerima dukungan untuk pengobatan, operasi katarak, dan pemulihan penglihatan, sehingga mereka dapat kembali melihat dan menikmati hidup.
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa lebih dari 90% lansia menerima pemeriksaan dan skrining mata.
Secara spesifik, program kemanusiaan "Mata Cerah untuk Lansia" untuk periode 2025-2028 bertujuan untuk: melatih lebih dari 90% petugas kunci Asosiasi Lansia di semua tingkatan dalam keterampilan perawatan mata; menyediakan pemeriksaan dan skrining mata dasar bagi lebih dari 90% lansia, mendistribusikan obat-obatan, dan memberikan hadiah; dan memastikan bahwa 100% lansia yang didiagnosis menderita katarak menerima perawatan tepat waktu.
Program ini memprioritaskan implementasi di daerah terpencil, pegunungan, dan pulau sejak tahun pertama, kemudian diperluas ke seluruh negeri, menunjukkan semangat "tidak meninggalkan siapa pun di belakang." Pada acara tersebut, sekitar 200 lansia menerima pemeriksaan dan konsultasi mata gratis. Yang perlu diperhatikan, 50 kasus akan menerima operasi katarak gratis.
Program ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi angka gangguan penglihatan dan kebutaan pada lansia, tetapi juga membantu banyak lansia untuk terus bekerja, hidup, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial, sehingga mengurangi beban keluarga dan komunitas mereka.
Ketua Asosiasi Lansia menyerukan kepada berbagai organisasi, bisnis, dan individu baik di dalam maupun luar negeri untuk terus mendukung dan menyediakan sumber daya guna memastikan program ini mencapai hasil nyata, membantu para lansia hidup bahagia, sehat, dan tenteram, serta terus berkontribusi kepada masyarakat.
HM
Sumber: https://baochinhphu.vn/70-nguoi-mu-loa-do-duc-thuy-tinh-the-102260602163120009.htm










Komentar (0)